Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Malaysia terus koordinasikan negosiasi damai perbatasan Thailand-Kamboja

Kamis, 7 Agustus 2025 17:50 WIB
Image Print
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyampaikan pidato di Sekretariat ASEAN, Jakarta, Selasa (29/7/2025). Dalam kunjungannya ke Indonesia, Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim memberikan pidato kebijakan tentang ASEAN dalam konteks Keketuaan Malaysia di ASEAN pada tahun 2025. ANTARA FOTO/Pandu BN/wpa.

Jakarta (ANTARA) - Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan Malaysia diberi mandat untuk terus mengoordinasikan negosiasi perdamaian terkait isu perbatasan Thailand dan Kamboja.

Mandat itu diterima dalam pertemuan Anwar dengan delegasi Kamboja dan Thailand di Perdana Putra (kantor PM Malaysia), Malaysia, Kamis.

"Malaysia diberi kepercayaan dan mandat penting untuk terus mengoordinasikan negosiasi perdamaian terkait isu perbatasan antara kedua negara," kata Anwar dalam keterangan yang diterima, Kamis.

Dia menyatakan bahwa Malaysia tidak hanya menjadi fasilitator ketika situasi tidak berjalan baik, tetapi juga bertindak cepat di lapangan melalui kepemimpinan Panglima Angkatan Bersenjata Malaysia.

Menurut Anwar, saat ini negosiasi terus berlanjut melalui Komite Perbatasan Umum (GBC) dan Komite Perbatasan Regional (RBC), yang dikoordinasikan oleh Malaysia dan dipantau bersama oleh atase pertahanan ASEAN.

"Kami akan terus mengemban kepercayaan ini dengan penuh tanggung jawab demi perdamaian abadi di kawasan ini," kata Anwar.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Malaysia dapat mandat mediasi konflik perbatasan Thailand-Kamboja



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026