Malaysia perpanjang penampungan WNI korban kebakaran

id Kebakaran Kampung Baru,Muhammadiyah Malaysia,TKI malaysia

Kebakaran di Kampung Baru (1)

"Pihak berwajib Alhamdulillah sudah setuju memberikan perpanjangan hingga Jumat. Kita mempunyai waktu lebih untuk mencari kontrakan dan bisa lebih memperkuat silaturahmi dengan saudara-saudara yang selama ini tinggal bersama," ujar Sonny.
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Pemerintah Malaysia memperpanjang izin penggunaan penampungan sementara Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban kebakaran di Dewan Serbaguna Kampung Baru, Kuala Lumpur, hingga Jumat (05/01) mendatang.

Ketua Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia, Dr Sonny Zulhuda mengemukakan hal itu ketika memberikan sambutan penyerahan bantuan kepada WNI korban kebakaran di Dewan Serbaguna Kampung Baru Kuala Lumpur, Minggu malam (31/12).

Sebanyak 15 rumah sewa yang ditempati 102 TKI dari 17 keluarga di Jalan Raja Muda Musa Lorong 6 Kampung Baru Kuala Lumpur hangus terbakar Jumat (29/12) pukul 08.00 pagi waktu setempat diduga akibat hubungan arus pendek listrik.

Sonny Zulhuda didampingi oleh lokal staf konsuler KBRI Kuala Lumpur, Galuh Indriati, yang memberikan sosialisasi pengurusan paspor dan Surat Pengganti Laksana Paspor (SPLP) karena hampir semua korban sebanyak 102 orang kehilangan dokumen karena terbakar.

Menteri Keuangan Kedua Malaysia, Datuk Seri Johari Abdul Ghani yang juga anggota parlemen perwakilan Titiwangsa sebelumnya telah meminta bantuan kepada Dewan Bandaraya Kuala Lumpur (DBKL) agar para korban diberi penampungan selama tiga hari.

Aktifis pemuda Indonesia di Malaysia, Tengku Adnan, yang juga Ketua Partai Nasdem Malaysia, kemudian berupaya melobi staf ahli dari Datuk Seri Johari Abdul Ghani sehingga akhirnya diperpanjang menjadi lima hari dari yang semestinya keluar Senin (01/12).

"Pihak berwajib Alhamdulillah sudah setuju memberikan perpanjangan hingga Jumat. Kita mempunyai waktu lebih untuk mencari kontrakan dan bisa lebih memperkuat silaturahmi dengan saudara-saudara yang selama ini tinggal bersama," ujar Sonny.

Sonny mengatakan kehidupan kita sudah ada yang mengatur sehingga susah dan senang ditanggung bersama karena sebagai muslim ibarat satu badan kalau satu orang merasa sakit maka yang lain ikut merasakan sakit tersebut.

Pada kesempatan tersebut secara simbolis diserahkan sejumlah bantuan yang berasal dari PCIM Malaysia, Forkommi, Himpunan Tenaga Kerja Perantau Payaman, PKS Malaysia dan PAN Malaysia serta menyusul sumbangan dari Sunway.

Pada waktu yang sama salah satu Pengurus Cabang Istimewa Aisyiyah (PCIA) Malaysia, Prof Dr Bethania Kartika, memberikan motivasi dan doa kepada para WNI yang menjadi korban kebakaran agar senantiasa tawakal menerima ujian dari Allah SWT.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar