Persija menyerah dari Kelantan lewat gol Bruno

id Persija Jakarta

Persija Jakarta saat latihan di lapangan FAM Kuala Lumpur (Foto ANTARA / Agus Setiawan) (1) (1/)

"Dalam diri kami, semua pertandingan adalah final. Kami juga punya banyak peluang. Tapi Kelantan bermain cukup bagus terutama kiper. Saya tahu dia kiper timnas (Malaysia)," kata Marco Kabiay.

Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Persija Jakarta menyerah dari Kelantan FA pada pertandingan kedua turnamen Boost Sportsfix Super Cup 2018 di Stadion Bukit Jalil, Malaysia, Selasa, setelah sang mantan pemainnya yaitu Bruno Lopes membuat gol kemenangan tim lawan.

Tim yang berjuluk Macan Kemayoran ini sebenarnya mampu memberikan perlawanan yang sengit terhadap lawan. Namun, pada menit 75 harus menerima kenyataan setelah Bruno Lopes membuat gol lewat titik pinalti.

Gol dari sang mantan ini terjadi setelah pemain belakang Persija, Vava Mario Zagalo menjatuhkan pemain Indonesia yang dikontrak oleh Kelantan FA, Ferdinand Sinaga di dalam kotak pinalti.

Bruno Lopes yang mendapatkan kepercayaan melakukan eksekusi dengan baik karena mampu mengecoh Daryono sang penjaga gawang Persija.

Dengan kekalahan ini, Persija tidak bisa mempertahankan tren positif di Malaysia karena pada pertandingan pertama melawan tim asal Thailand, Ratchaburi Mitr Phol dengan sksor 3-1. Hasil ini jelas membuat kecewa jajaran pelatih maupun pemain.

"Kami kecewa dengan kekalahan ini. Tapi ini memberikan pelajaran berharga karena target kami adalah AFC Cup dan kompetisi. Jadi kami ucapkan terima kasih atas undangan di turnamen ini," kata pelatih Persija, Stefano Cugurra dalam keterangan resminya.

Menurut dia, selama pertandingan berlangsung anak asuhnya mampu menjalankan instruksi yang diberikan. Bahkan beberapa peluang menciptakan gol terus terjadi mulai awal babak pertama. Marko Simic bisa dikatakan sebagai pemain yang banyak mendapatkan peluang.

Peluang yang didapat tim Macan Kemayoran, kata pelatih asal Brazil itu sedikitnya ada tujuh kali kesempatan. Namun, lawan bermain bertahan dan akhirnya mendapatkan pinalti setelah melalukan serangan balik cepat.

"Peluang kita memang cukup banyak, tapi belum berhasil mencetak gol," kata pria yang dua memasuki musim kedua menukangi tim kebanggaan masyarakat ibu kota itu.

Banyaknya peluang untuk mencetak gol juga diakui oleh salah satu pemain Persija, Marco Kabiay. Mantan pemain Arema itu mengaku semua pemain telah menjalankan instruksi pelatih. Hanya saja upaya untuk mencetak gol belum bisa terealisasi hingga pertandingan usai.

"Dalam diri kami, semua pertandingan adalah final. Kami juga punya banyak peluang. Tapi Kelantan bermain cukup bagus terutama kiper. Saya tahu dia kiper timnas (Malaysia)," kata Marco Kabiay.

Sementara itu untuk pemenang turnamen Boost Sportsfix Super Cup 2018 akan ditentukan pada pertandingan terakhir yang mempertemukan tuan rumah Kelantan FA melawan tim asal Thailand yang sebelumnya dikalahkan Persija, Rachaburi Mitr Phol.

Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar