Pejabat Lamongan hadiri Milad Muhammadiyah di Kuala Lumpur

id Muhammadiyah Malaysia

Sambutan Bupati Lamongan Bpk H. Fadeli, SH, MM (Foto ANTARA / Sonny)

"Untuk itu diperlukan `jihad` multi-dimensi untuk memperbaiki kondisi umat dan bangsa. Bangga dengan komitmen warga Muhammadiyah yang berhijrah ke Malaysia, yang merupakan sebuah jihad fisik, jihad harta dan jihad keluarga," katanya.
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Pejabat dari Kabupaten Lamongan, Propinsi Jawa Timur, turut menghadiri Milad ke 2 Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRIM) Klang Lama dan Pimpinan Ranting Istimewa Aisyiyah (PRIA) Klang Lama Malaysia di Dewan Zamrud Klang Lama, Kuala Lumpur, Minggu.

Pejabat dari Kabupaten Lamongan tersebut adalah Bupati Lamongan, H Fadeli SH MM bersama anggota Fraksi PAN DPRD Provinsi Jawa Timur, Drs H Husnul Aqib MM dan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Lamongan, Drs Shodiqin MPd.

Dalam acara yang turut dihadiri Ketua Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia, Dr Sonny Zulhuda, Ketua PAN Malaysia, Ali Fauzi dan Ketua Nasdem Malaysia, Tengku Adnan tersebut turut memberi ceramah dosen Islamic International University Malaysia (IIUM), Asst. Prof Dr Betania Kartika MA.

Sonny Zulhuda dalam sambutannya mengatakan tahun politik saat ini merupakan masa pengujian kita sebagai muslim yang berkemajuan salahsatunya harus moderat dan pintar dalam menyikapi perbedaan dan menjaga persaudaraan.

Bupati Lamongan, H Fadeli SH MM dalam pada kesempatan tersebut memaparkan perkembangan pembangunan di Lamongan baik di bidang infrastruktur, pendidikan, pertanian, kesehatan dan pembangunan sumber daya manusia.

Fadeli menekankan pentingnya pembangunan karakter yang memprioritaskan pendidikan moral keagamaan misalnya program 1821 yakni agenda pendidikan anak di rumah antara pukul 18.00 WIB hingga 21.00 WIB.

Anggota DPRD Jawa Timur, Drs H Husnul Aqib MM mengatakan di Indonesia masih terjadi kesenjangan ekonomi, sosial, pekerjaan dan juga kesenjangan keteladanan.

"Untuk itu diperlukan `jihad` multi-dimensi untuk memperbaiki kondisi umat dan bangsa. Bangga dengan komitmen warga Muhammadiyah yang berhijrah ke Malaysia, yang merupakan sebuah jihad fisik, jihad harta dan jihad keluarga," katanya.

Penceramah Asst Prof Dr Betania Kartika mengharapkan acara silaturahmi tersebut bisa dijadikan sebagai ajang muhasabah.

"Apakah segala upaya kita ini masih dalam ridho Allah. Kita perlu pastikan kegiatan organisasi kita ini memiliki maqsad (tujuan) syar`i sebagaimana ditentukan oleh syariat. Muhammadiyah bertujuan rahmat lil alamiin," katanya.

Ketua PRIM Klang lama, Sumitro mengajak dan mengingatkan bahwa tugas kita dari rumah ke Malaysia berjihad utuk mencari rezeki demi keluarga.

Dia mengajak bersemangat amar ma`ruf dalam organisasi walaupun di negeri perantauan.

Ketua Ikatan Alumni Karang Asem Malaysia (IAKAM), Khoiruddin mengatakan organisasi yang solid perlu merujuk pada konsep iman yakni diperlukan niat yang bersih dan tulus yang dibuktikan dalam bentuk kegiatan berorganisasi.

Pengurus PRIM dan PRIA Klang berasal dari tiga desa di Kecamatan Solokuro Kabupaten Lamongan yakni Desa Solokuro, Desa Payaman dan Desa Taker Harjo.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar