Kapal tenggelam di Johor kapten WNI belum ditemukan

id Kapal Korek, Kapal Tenggelam

Operasi pencarian korban kapal korek (Foto ANTARA / Maritim Malaysia) (1)

"Jumlah penyelam yang terlibat dalam operasi ini sebanyak 79 orang dari berbagai petugas. Pencarian dari udara turut dilakukan untuk mencari korban yang masih hilang," katanya.
Kuala Lumpur, (Antara) - Operasi mencari dan menyelamatkan kru korban kapal korek pasir JBB Rong Chang 8, pada hari ke lima, yang tenggelam di Muar, Johor Baru, Malaysia, belum menemukan kapten kapal Warga Negara Indonesia (WNI).

Wakil Kepala Operasi Maritim Wilayah Selatan Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia, Kapten Maritim Sanifah bin Yusof mengemukakan hal tersebut dalam pernyataannya ke media, Sabtu.

"Jumlah anak buah kapal (ABK) kapal pengangkut pasir tersebut 18 orang, sembilan sudah ditemukan, empat meninggal dan lima selamat. Yang belum ditemukan sembilan ABK termasuk kapten kapal," katanya.

Ia mengatakan operasi terus digiatkan telah menemukan dua korban di dalam kamar mesin kapal yang dikenali sebagai Liang Puzeng dan Liu Konggan warga negara China, pada Jumat malam.

"Operasi mencari dan menyelamatkan korban digiatkan dengan menambah waktu penyelam di lokasi kejadian. Kerja menyelam dimulai lebih awal jam 07.00 pagi," katanya.

Ia mengatakan sembilan korban telah ditemukan dan lima diantaranya dalam keadaan selamat.

"Jumlah penyelam yang terlibat dalam operasi ini sebanyak 79 orang dari berbagai petugas. Pencarian dari udara turut dilakukan untuk mencari korban yang masih hilang," katanya.

Usaha penyelamatan ini, ujar dia, turut dibantu oleh Polis Diraja Malaysia, Tentara Laut Diraja Malaysia, Pasukan Polis Marin, Jabatan Bomba dan Penyelamat, Jabatan Sukarelawan Malaysia dan Penyelamat, Angkatan Pertahanan Awam, Jabatan Laut dan Jabatan Kesehatan Muar.

"Sebanyak 145 orang anggota dari pelbagai agensi terlibat dalam usaha penyelamatan ini," katanya.





 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar