Mat Sabu lanjutkan patroli bersama dengan RI

id Mat Sabu,Menteri Pertahanan Malaysia,Mohamad Sabu

Mohamad Sabu (Foto ANTARA/Agus Setiawan) (1)

"Kita negara tetangga bahkan mempunya hubungan darah sehingga kalau ada perbedaan terkait perbatasan dan sebagainya kami akan membicarakan bersama," kata Ketua Umum Partai Amanah Negara (PAN) tersebut.
Kuala Lumpur, (Antara) - Kementrian Pertahanan (Kemenhan) Malaysia akan melanjutkan patroli bersama yang sudah berlangsung antara Malaysia, Indonesia dan Filipina.

Menteri Pertahanan Malaysia, Mohamad Sabu yang akrab dipanggil Mat Sabu mengemukakan hal itu dalam wawancara khusus dengan ANTARA Kuala Lumpur, Senin.

"Kita negara tetangga bahkan mempunya hubungan darah sehingga kalau ada perbedaan terkait perbatasan dan sebagainya kami akan membicarakan bersama," kata Ketua Umum Partai Amanah Negara (PAN) tersebut.

Sekarang, ujar dia, hubungan yang paling baik adalah patroli bersama antara Malaysia, Indonesia dan Filipina.

"Patroli untuk menjaga keamanan di rantau termasuk Selat Malaka yang menjadi jalur perdagangan paling sibuk di dunia  sekarang ini. Dan ini melibatkan perbatasan Sumatra, Semenanjung Malaysia dan kapal-kapal jalur ke Filipina dan China sehingga perkembangan terbaru kami akan meneruskan patroli bersama tiga negara," katanya.

Dia mengatakan kerjasama dengan Indonesia juga dilanjutkan karena sudah banyak perjanjian antara dua negara.

"Kalau ada beda pandangan dalam satu masalah kita selalu ke meja perundingan sebab dua jam bisa sampai Kuala Lumpur - Jakarta begitu pula sebaliknya sehingga kami akan lanjutkan tanpa terkecuali," katanya.

Mohamad Sabu menegaskan kapal perang boleh lewat tetapi bukan berlabuh dan menunjukkan kekuatan di tempat ini
termasuk di Laut Cina Selatan. 

"Kalau ada masalah ASEAN kami akan musyawaran tetapi kami tidak mau campur tangan China dan Amerika Serikat secara besar-besaran yang menimbulkan ketegangan di wilayah ini," katanya. 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar