Malaysia kirim 600 orang ke Asian Games

id Asian Games

Ketua Umum KOI Asian Games 2018

"Indonesia dekat dengan Malaysia, kami berharap para atlet bersaing dengan tenang dan dapat  mengerjakan dengan baik. Tidak ada alasan iklim dan makanan yang berbeda," katanya.  
Kuala Lumpur,  (AntaraKL) - Dewan Olimpiade Malaysia atau The Olympic Council of Malaysia (OCM) mengirimkan 600 orang atlet dan ofisial pada Asian Games di Jakarta dan Palembang 18 Agustus hingga 2 September 2018.

Sekjen OCM, Datuk Mohd Nazifuddin Najib di Kuala Lumpur, Rabu, mengatakan dari jumlah tersebut delegasi atlet sebanyak 442 orang lebih banyak dibanding delegasi Asian Games 2010 di Guangzhou China sebanyak 333 atlet.

"Grup diharapkan bisa terbang ke ibukota Indonesia Jakarta tempat pembukaan dan penutupan acara termasuk atletik, bulu tangkis, renang, hoki dan pertandingan skuas. Palembang dan beberapa kota di Jawa Barat juga jadi tempat penyelenggara," katanya.

Nazifuddin mengatakan pihaknya masih dalam tahap negosiasi untuk menyewa pesawat terbang dengan sponsor utama AirAsia.

"Detail atlet belum bisa diumumkan tetapi kemungkinan paling besar yang akan dikirim ke Jakarta," katanya.

Nazifuddin mengatakan para atlet paling banyak akan berangkat ke Jakarta pada 16 dan 17 Agustus 2018 untuk mengikuti pembukaan acara pada 18 Agustus 2018.

Nazifuddin mengingatkan kepada atlet nasional untuk memberikan prioritas yang penuh dan menunjukkan kemampuan yang terbaik pada Asian Games sebagai kompetisi paling tinggi di wilayah Asia.

"Indonesia dekat dengan Malaysia, kami berharap para atlet bersaing dengan tenang dan dapat  mengerjakan dengan baik. Tidak ada alasan iklim dan makanan yang berbeda," katanya.  

Sementara itu atlet karate wanita Syakilla Salni Jefry Krisnan dipilih sebagai pembawa jalur gemilang atau bendera Malaysia pada pembukaan dan penutupan Asian Games.

Ketua Institut Olah Raga Negara dan Wakil Presiden Dewan Olimpiade Malaysia, Azim Zabidi telah ditunjuk sebagai Ketua Kontingen  Malaysia dalam Asian Games.
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar