Muhammadiyah Malaysia peringati HUT Kemerdekaan RI

id Muhammadiyah Malaysia,HUT Kemerdekaan RI

Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah Malaysia (PCIA) memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 73 di Male Sport Complex Universitas Islam Antarbangsa (UIA) di Kuala Lumpur, Minggu. (Foto : Rafiuddin)

"Apakah warga Muhammadiyah perlu memperingati HUT Kemerdekaan RI ?. Bukan hanya perlu, tetapi wajib. Karena dari kita dan oleh kita nasib kemerdekaan ini bertumpu," ujar Ketua PCIM Malaysia, Prof. Sonny Zulhuda, Ph.D dalam sambutannya.
Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah Malaysia (PCIA) memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 73 di Male Sport Complex Universitas Islam Antarbangsa (UIA) di Kuala Lumpur, Minggu. (Foto : Raffiuddin) 
Kuala Lumpur, (AntaraKL) - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah Malaysia (PCIM) dan Pimpinan Cabang Istimewa Aisyiyah Malaysia (PCIA) memperingati HUT Kemerdekaan RI ke 73 di Male Sport Complex Universitas Islam Antarbangsa (UIA) di Kuala Lumpur, Minggu.

Kegiatan yang sudah diselenggarakan selama dua tahun setiap kali memperingati HUT Kemerdekaan RI tersebut diisi dengan upacara bendera dan sejumlah lomba untuk orang tua maupun anak-anak.

Sekitar 150 pengurus dan anggota persyarikatan Muhammadiyah yang terdiri para pekerja, mahasiswa dan dosen turut hadir di acara tersebut.

Sejumlah lomba yang diselenggarakan diantaranya tarik tambang, lomba lagu kebangsaan, membikin rujak, lari sarung dan sejumlah lomba pasangan suami istri seperti lari gendong istri, suami menyuap makanan ke istri.

Sedangkan lomba untuk anak-anak seperti makan krupuk, mewarnai dan lainnya.

"Apakah warga Muhammadiyah perlu memperingati HUT Kemerdekaan RI ?. Bukan hanya perlu, tetapi wajib. Karena dari kita dan oleh kita nasib kemerdekaan ini bertumpu," ujar Ketua PCIM Malaysia, Prof. Sonny Zulhuda, Ph.D dalam sambutannya sebagai pembina upacara.

Pada kesempatan tersebut Sonny juga mengingatkan kepada keluarga Muhammadiyah agar cerdas dan tidak berkonflik menjelang Pemilu Presiden dan Pemilu Legislatif pada 14 April 2019 mendatang.      

"Jangan kita kelihatan bodoh seperti gontok-gontokan, saling mencela dan menyerang sesama, karena kita semua ini bukan orang bodoh," katanya.

Kepada pengurus yang aktif dalam partai politik, Sonny mengajak agar melakukannya secara serius dan pihaknya ridha serta mendukung.

"Kita yang ada dalam Muhammadiyah ini marilah sama-sama kita berpolitik secara adiluhung atau dengan 'high politics'," katanya. 

Menurut Ketua PCIA Malaysia, Nita Nasyithah, perlombaan  diadakan antar Ranting Istimewa se-Malaysia. 

"Ada tujuh Ranting Istimewa Muhammadiyah dan empat Ranting Istimewa Aisyiyah di Malaysia. Muncul sebagai juara umum adalah kontingen Ranting Istimewa Aisyiyah Ampang untuk perempuan, dan kontingen Cabang Istimewa Muhammadiyah untuk laki-laki," katanya. 

Nita mengatakan kegiatan tersebut diharapkan dapat mengeratkan silaturahim sesama anggota PCIM dan PCIA Malaysia
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar