Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Komunitas masyarakat Madura di Malaysia guyub dalam kegiatan iftar Ramadhan

Sabtu, 7 Maret 2026 21:09 WIB
Image Print
Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) bersama DCM KBRI Kuala Lumpur Danang Waskito (berdiri tengah) dalam kegiatan "Buka Puasa Bersama, Peringatan Nuzulul Quran, serta Santunan Anak Yatim",  di Kajang, Selangor, Malaysia, Sabtu (7/3/2026). (ANTARA/HO-MPPM)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) menyelenggarakan kegiatan bertajuk "Buka Puasa Bersama, Peringatan Nuzulul Quran, serta Santunan Anak Yatim", di Kajang, Selangor, Malaysia, Sabtu.

Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor MPPM Kajang, Selangor dalam suasana penuh kebersamaan dan dihadiri berbagai unsur masyarakat, mulai dari perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, ulama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, hingga pengurus dan anggota MPPM dari berbagai jajaran.

Dari pihak KBRI Kuala Lumpur hadir Deputy Chief of Mission (DCM) Danang Waskito bersama istri, Koordinator Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Korfung Pensosbud) Fery Iswandi, serta Atase Riset Taufik Bin Ismail.

Sekretaris MPPM Abdul Kholik menyampaikan kehadiran para pejabat KBRI menandai eratnya hubungan antara perwakilan negara dengan komunitas masyarakat Indonesia di Malaysia.

Selain itu hadir pula perwakilan Cabang Khusus Polisi Diraja Malaysia dari Markas Besar Polis Bukit Aman, IPD Kajang, IPD Sepang, serta IPD Serdang.

Sejumlah organisasi masyarakat Madura yang tergabung dalam Forum Komunikasi Organisasi Madura (F-KOM) turut hadir diwakili para ketua maupun perwakilan organisasi masing-masing.

Kegiatan ini juga dihadiri para tokoh ulama sekaligus penasehat MPPM, di antaranya Mahbubi Ali, Ahmad bin Muidi, Umar Faruk, serta Dewan Kehormatan, Dewan Pembina, Ketua Umum MPPM beserta jajaran pengurus.

"Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda buka puasa bersama, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat silaturahim serta memperkuat rasa kebersamaan masyarakat Madura yang berada di perantauan," kata Sekretaris MPPM Abdul Kholik.

Ia menegaskan bahwa MPPM lahir dari semangat persaudaraan masyarakat Madura di Malaysia, dengan tujuan untuk saling membantu, saling menjaga, dan saling menguatkan satu sama lain di negeri orang.

Melalui berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, MPPM terus berupaya memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia.

Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan Resolusi MPPM sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) MPPM yang dipimpin oleh Sekretaris Dewan Pembina MPPM Rudi Mahfud.

Momentum tersebut menjadi bagian dari langkah organisasi dalam memperkuat sistem organisasi serta pelayanan sosial yang dijalankan oleh MPPM.

DCM KBRI Kuala Lumpur Danang Waskito dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada MPPM atas berbagai peran dan kontribusinya dalam membantu masyarakat Indonesia di Malaysia.

Menurut Danang, keberadaan organisasi masyarakat seperti MPPM memiliki peran penting dalam mendukung pelayanan kepada warga negara Indonesia di perantauan.

Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara komunitas masyarakat dan perwakilan negara menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat komunikasi serta pelayanan kepada masyarakat Indonesia yang berada di Malaysia.

Majlis Persatuan dan Persaudaraan Masyarakat Madura (MPPM) dan istri DCM KBRI Kuala Lumpur menyerahkan santunan kepada anak yatim dalam kegiatan "Buka Puasa Bersama, Peringatan Nuzulul Quran, serta Santunan Anak Yatim", di Kajang, Selangor, Malaysia, Sabtu (7/3/2026). (ANTARA/HO-MPPM)

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial MPPM terhadap sesama.

Santunan diserahkan oleh Ketua Umum MPPM Muhdar bersama istri DCM KBRI KL Danang Waskito, berupa bingkisan kepada anak-anak yatim.

Turut serta dalam penyerahan santunan tersebut Wakil Sekretaris Penasehat MPPM Umar Faruk serta Wakil Ketua MPPM Azishul.

MPPM menyatakan kegiatan santunan ini menjadi salah satu rangkaian penting dalam kegiatan buka puasa bersama MPPM di Kajang Selangor, sekaligus menunjukkan komitmen organisasi dalam menumbuhkan nilai kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Selanjutnya memasuki sesi keagamaan, tausiah dalam rangka peringatan Nuzulul Quran disampaikan oleh Mohammad Kholil dari Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Dalam tausiahnya, Kholil mengingatkan kembali makna turunnya Al Quran sebagai petunjuk bagi umat manusia, serta pentingnya menjadikan nilai-nilai Al Quran sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Acara kemudian ditutup dengan doa dan dilanjutkan dengan buka puasa bersama dan shalat Maghrib berjamaah.

Melalui kegiatan ini, MPPM berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan persaudaraan masyarakat Madura di perantauan dapat terus terjaga.

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi antara masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta perwakilan negara dalam membangun kehidupan sosial yang lebih baik bagi warga negara Indonesia di luar negeri.



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026