Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Perwakilan Malaysia di Asia Barat tingkatkan kesiagaan konsuler

Senin, 16 Maret 2026 23:35 WIB
Image Print
Foto menunjukkan suasana setelah terjadi serangan di dekat Universitas Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026). Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran dengan beberapa rudal menghantam daerah Jomhouri serta tempat lain di Teheran, sementara ledakan juga terdengar di Isfahan, Qom, Karaj, Kermanshah, dan Ilam. ANTARA FOTO/ Xinhua/tom.

Kuala Lumpur (ANTARA) - Pemerintah Malaysia menyatakan seluruh perwakilan diplomatiknya di negara-negara Asia Barat dan sekitarnya meningkatkan kesiagaan kekonsuleran untuk memastikan warga negara Malaysia dalam keadaan aman.

"Perwakilan diplomatik Malaysia di seluruh kawasan tetap berada dalam mode operasi konsuler yang ditingkatkan, memantau perkembangan secara ketat dan memberikan bantuan kepada warga Malaysia apabila diperlukan," tulis keterangan Kementerian Luar Negeri Malaysia di Kuala Lumpur, Selasa.

Kemlu Malaysia menyatakan situasi keamanan regional masih tidak stabil, dengan aktivitas militer yang terus dilaporkan di beberapa wilayah dalam 48 jam terakhir.

Namun demikian, koridor penerbangan komersial antara Malaysia dan sejumlah negara di Asia Barat tetap beroperasi, sehingga memungkinkan warga Malaysia — yang rencana perjalanannya sebelumnya terganggu akibat krisis — untuk kembali ke tanah airnya melalui penerbangan komersial yang tersedia.

Laporan terbaru dari perwakilan diplomatik Malaysia di berbagai wilayah Asia Barat menunjukkan bahwa penumpukan warga Malaysia yang sebelumnya terdampar di berbagai negara di kawasan tersebut kini sebagian besar telah teratasi menyusul dibukanya kembali operasi penerbangan komersial serta koordinasi berkelanjutan oleh perwakilan diplomatik Malaysia.

Seluruh warga Malaysia yang telah dihubungi oleh perwakilan diplomatik Malaysia di kawasan tersebut dipastikan dalam keadaan aman dan terdata, termasuk warga Malaysia yang tinggal di Lebanon.

Personel angkatan bersenjata Malaysia yang bertugas bersama Pasukan Sementara Perserikatan Bangsa-Bangsa di Lebanon (UNIFIL) pun tetap aman meskipun gejolak keamanan di negara tersebut masih berlangsung.

Kemlu Malaysia juga menyatakan peringatan perjalanan yang dikeluarkan pada 5 Maret 2026, yang mengimbau warga Malaysia untuk menunda perjalanan ke negara-negara yang terdampak konflik saat ini, masih tetap berlaku.

Sementara itu pembaruan terbaru dari perwakilan diplomatik Malaysia menyatakan tidak ada lagi warga Malaysia yang terdampar melalui jalur udara di negara-negara terdampak konflik.

Perwakilan diplomatik Malaysia di seluruh Timur Tengah juga tetap beroperasi dan terus memberikan bantuan konsuler kepada warga Malaysia di kawasan tersebut, termasuk menjaga komunikasi dengan warga Malaysia yang terdaftar serta menyarankan para pelancong yang perjalanannya terganggu untuk memanfaatkan penerbangan komersial yang tersedia.

Adapun upaya perlindungan terhadap warga negara di Asia Barat juga dilakukan secara intensif oleh Kementerian Luar Negeri RI.

Kemlu RI melalui perwakilan diplomatik di berbagai negara juga melakukan upaya-upaya perlindungan warga negara Indonesia di luar negeri, di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Perwakilan Malaysia di Asia Barat tingkatkan kesiagaan konsuler



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026