Hijrah

id Arifin Ismail,Muhammad Arifin Ismail,Hijrah

Ustadz Muhammad Arifin Ismail dan keluarga

Hijrah berarti sebuah perubahan. Hijrah juga berarti sebuah proses untuk meningkatkan kualitas diri dan kualitas hidup menuju tingkatan yang tertingi. 
Dalam Kitab suci Al Quran kita akan mendapati bahwa selain bermakna pindah dari suatu tempat ke suatu tempat yang lain, sebagaimana hijrah nabi dari kota Makah ke Madinah, hijrah juga dapat bermakna meninggalkan perbuatan dosa. 

Dalam surah Al Muddatsir dikatakan "warrujza fahjur" "Dan perbuatan dosa itu, maka "hijrah" lah. Hijrah disini bermakna tinggalkanlah". (QS.Muddasir: 5).

Beberapa ayat pertama dari surah al Mudatsir ini merupakan kumpulan ayat kedua yang turun setelah ayat perintah "Iqra". 

Berarti perintah "hijrah" untuk meninggalkan kemaksiatan merupakan perintah utama dalam Islam, sebelum hijrah secara fisik ke Madinah. 

Hijrah juga bermakna "menjauhi kawan dan lingkungan yang tidak baik dan mencari lingkungan yang lebih baik dengan cara yang baik dan bijaksana", sebagaimana makna ayat "Wahjurhum hajran jamilah" (QS.Muzammil:10).

Hijrah juga bermakna suatu usaha untuk melakukan sesuatu yang diperintahkan oleh Tuhan. "Inni Muhajirun ilaa rabbi".

Nabi Ibrahim berkata : "Aku berhijrah kepada Tuhanku" (QS.Ankabut:26). 

Sedangkan dalam ayat yang lain QS. Annisa : 89  dinyatakan bahwa hijrah adalah menjauhi pengaruh dan usaha orang kafir "Wa laa tattakhidzu minhum auliya hatta yuhaajiruu fi sabilillah" Dan jangan kamu jadikan orang kafir itu sebagai pelindung sampai mereka berhijrah ke jalan Allah" (QS.AnNisa:89). 

Hijrah dalam ayat ini menganjurkan agar  ummat Islam  harus mempunyai sikap hidup, tradisi, budaya, cara berpikir, cara bekerja, cara berdagang, cara berpakaian, cara hidup yang lebih baik dan berbeda dari cara hidup umat yang lain.

Oleh karena itu dapat kita katakan bahwa hijrah bukan hanya dalam arti berpindah tempat, tetapi hijrah dalam arti merubah suatu keadaan kepada keadaan yang lebih baik. 

Hijrah berarti sebuah perubahan. Hijrah juga berarti sebuah proses untuk meningkatkan kualitas diri dan kualitas hidup menuju tingkatan yang tertingi. 

Hijrah adalah suatu sunnatullah yang harus dilaksanakan oleh seseorang manusia untuk mencapai taraf hidup yang lebih bahagian baik di dunia maupun di akhirat. 

Itulah sebabnya maka hijrah adalah proses kehidupan yang harus dijalani oleh setiap insan.

Hijrah dalam arti yang luas adalah meninggalkan segala sesuatu yang dilarang dan dimurkai Allah, menuju pada kehidupan yang diridhai-Nya. 

Hijrah dari kehidupan materialistis (tujuan hidup hanya untuk mencari materi), dari kehidupan individualis (hidup hanya mementingkan diri sendiri dan tidak peduli dengan nasib orang lain), hijrah dari gaya hidup hedonis (hidup hanya untuk mencari kepuasan hawa nafsu) kepada hidup bermanfaat bagi orang lain. 

Hijrah dari hidup sekular (hidup yang memisahkan agama daripada kehidupan sosial kemasyarakatan) kepada hidup yang sesuai dengan tuntunan syariah. 

Hijrah dari budaya permissive (budaya bebas  berbuat apa saja tanpa menghiraukan nilai-nilai moral dan agama) kepada kehidupan yang lebih diridhai Ilahi, sesuai dengan petunjuk-Nya, sebagaimana yang telah dilakukan oleh para rasul pilihan berdasarkan nilai-nilai iman dan islam.

Wallahu a'lam.

Selamat Hijrah 1 Muharram 1440 Hijrah


 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Komentar