
Pelajar RI di Kuala Lumpur serahkan donasi untuk korban bencana Sumatera

Kuala Lumpur (ANTARA) - Para pelajar di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) menyerahkan donasi kolektif siswa yang ditujukan bagi korban bencana alam di Sumatera.
Donasi yang galang OSIS/Majelis Perwakilan Kelas (MPK) SIKL diserahkan melalui mitra kemanusiaan Dompet Dhuafa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SIKL Isa Suhada kepada ANTARA di Kuala Lumpur, Kamis, menjelaskan bahwa kegiatan penggalangan dana ini merupakan bagian dari pendidikan karakter di lingkungan sekolah.
"Kami ingin melatih jiwa peduli dan empati para siswa. Penting bagi mereka untuk menyadari bahwa setiap kesulitan yang dialami saudara-saudara kita di tanah air adalah tanggung jawab kita bersama untuk membantu," ujarnya.
Isa berharap donasi dapat memberikan manfaat bagi warga Sumatera yang terdampak bencana.
Donasi membuktikan bahwa jarak ribuan kilometer antara Malaysia dan Indonesia tidak menyurutkan semangat kemanusiaan dan kecintaan siswa-siswi SIKL terhadap tanah air.
Aksi nyata itu, kata dia, membuktikan bahwa kepedulian tidak mengenal batas negara, dan semangat gotong-royong tetap menjadi identitas utama siswa Indonesia di mana pun berada.
Adapun donasi terhimpun dari seluruh siswa SIKL jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA bersama jajaran guru dan staf mencapai Rp6.700.000. Donasi diserahkan ke gerai Dompet Dhuafa di salah satu pusat perbelanjaan di kawasan Jakarta Selatan, Rabu (25/3).
Penyerahan donasi diwakili oleh dua siswi perwakilan OSIS/MPK SIKL, Sarah Hanifa Falisha dan Almira Hanifa Faiha.
Sarah dan Almira mengaku senang dan bersyukur bisa mewakili sekolahnya dalam menyalurkan donasi tersebut.
Menurut Sarah dan Almira, dukungan dan semangat pelajar SIKL dari jenjang TK hingga SMA menunjukkan betapa kuatnya rasa persaudaraan sebagai anak bangsa.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelajar RI di Kuala Lumpur serahkan donasi untuk bencana Sumatera
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
