Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Rusia mengecam keras serangan terhadap PLTN Bushehr Iran

Minggu, 5 April 2026 14:08 WIB
Image Print
Arsip foto - Furu Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova saat berbicara dalam forum Sidang Umum Ke-19 OANA, di St Petersburg, Rusia, Jumat (20/6/2025). ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga

Moskow (ANTARA) - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova, pada Sabtu mengatakan Rusia prihatin dengan laporan serangan baru terhadap Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Bushehr Iran, dan mengecam keras serangan yang menimbulkan korban jiwa tersebut.

Sebelumnya pada hari itu, Organisasi Energi Atom Iran (AEOI) mengatakan bahwa lokasi PLTN Bushehr diserang oleh AS dan Israel, dan menewaskan salah satu karyawannya.

"Kami semakin prihatin dengan laporan serangan rudal baru terhadap PLTN Bushehr pada 4 April. Kami tengah mempelajari informasi yang masuk mengenai masalah ini. Kami mengecam keras aksi kejam yang menyebabkan korban jiwa ini," kata Zakharova seperti dikutip oleh kementerian tersebut.

Ia lantas mendesak agar serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, termasuk PLTN Bushehr, dihentikan untuk "mencegah hal terburuk".

"Pihak Rusia melakukan segala upaya untuk menarik perhatian komunitas internasional dan publik global terhadap fakta bahwa situasi di PLTN Bushehr semakin berbahaya," ujar Zakharova.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia kecam keras serangan baru terhadap PLTN Bushehr Iran



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026