
Pengalaman tengahi konflik, JK: Penyelesaian perdamaian tidak ada standarnya

Depok (ANTARA) - Wakil Presiden RI Ke-10 dan Ke-12 RI Jusuf Kalla memaparkan kiat menjadi penengah, menyelesaikan konflik serta memposisikan diri untuk mendapatkan kepercayaan dari para pihak yang terlibat.
"Model penyelesaian perdamaian tak ada standarnya, kita harus mengetahui penyebab konflik itu sendiri," kata Jusuf Kalla saat memberikan kuliah umum di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISUP UI) Depok, Jawa Barat, Selasa (7/4/2026).
Ia menyebutkan yang paling utama adalah adanya kepercayaan dari kedua belah pihak yang saling bermusuhan.
"Kita harus berada ditengah-tengah tidak boleh berpihak agar dipercaya," tegasnya.
Pada kuliah umum yang digelar di Auditorium Juwono Sudarsono UI dengan tema "Peran dan Tantangan Civil Society dalam Humanitarian Activities" itu, JK menyampaikan penyebab konflik-konflik baik di dalam maupun luar negeri dan cara menyelesaikannya.
Konflik antar manusia banyak penyebabnya seperti karena perbedaan ideologi, politik, agama, ekonomi, penguasaan wilayah dan lainnya.
Menurut dia penyelesaian konflik-konflik tersebut tentunya berbeda-beda sesuai dengan kondisi wilayah yang berkonflik.
Pewarta : Feru Lantara
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
