Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Rusia sebut isu Palestina merupakan inti krisis Timur Tengah

Minggu, 12 April 2026 10:54 WIB
Image Print
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova saat berbicara dalam forum Sidang Umum Ke-19 OANA, di St Petersburg, Rusia, Jumat (20/6/2025). (ANTARA/Rangga Pandu Asmara Jingga)

Ramallah (ANTARA) - Kementerian Luar Negeri Rusia pada Sabtu (11/4) mendesak komunitas internasional agar isu Palestina tidak diabaikan di tengah situasi yang berkembang cepat di Timur Tengah.

Juru bicara kementerian itu, Maria Zakharova, mengatakan bahwa mengabaikan "isu inti" dan menggantinya dengan solusi sementara atau menunda penyelesaiannya, akan memicu berlanjutnya siklus kekerasan dan konfrontasi.

Ia menegaskan bahwa isu Palestina merupakan "inti krisis Timur Tengah" dan memperingatkan agar tidak terpinggirkan oleh dinamika politik dan militer saat ini.

Menurutnya, mengesampingkan isu tersebut dari agenda regional berisiko menyebabkan destabilisasi jangka panjang dengan dampak global.

Zakharova juga menyoroti situasi yang memburuk di Jalur Gaza dan Tepi Barat, yang dinilai melemahkan upaya mencapai solusi dua negara.

Ia kembali mendesak komunitas internasional untuk memprioritaskan penyelesaian isu Palestina dan memperkuat kerja sama.

Rusia, katanya, akan terus mendorong solusi politik dan diplomatik bagi konflik tersebut.

Sumber: WAFA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia: Isu Palestina inti krisis Timur Tengah



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026