Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Ketua DPR AS sebut Trump politikus tersering diserang dalam sejarah

Senin, 27 April 2026 23:18 WIB
Image Print
Presiden AS Donald Trump mengadakan konferensi pers di Gedung Putih di Washington, DC, tak lama setelah insiden penembakan di acara White House Correspondents' Dinner pada 25 April 2026. ANTARA/Celal Güneş/Anadolu/pri. (ANTARA/Celal Güneş/Anadolu/pri)

Washington (ANTARA) - Ketua DPR Amerika Serikat Mike Johnson mengatakan Presiden AS Donald Trump adalah tokoh politik yang paling sering mendapat serangan dalam sejarah AS, sehingga perlu mendapat perlindungan lebih besar.

"Dia adalah tokoh politik yang paling banyak diserang dan difitnah dalam sejarah. Dia sangat tangguh, tetapi dia memerlukan perlindungan yang lebih besar dan saya pikir akan ada evaluasi ulang yang sangat cermat tentang bagaimana kami menangani peristiwa-peristiwa besar ini," kata Johnson kepada Fox News, Senin.

Johnson menambahkan Ketua Komite Pengawasan DPR James Comer telah mengumumkan bahwa Kongres akan melakukan penilaian terhadap respons Dinas Rahasia AS untuk mengidentifikasi area-area yang pengamanannya perlu ditingkatkan

Sebelumnya pada Sabtu malam (25/4), tembakan tiba-tiba meletus di Hotel Hilton Washington saat acara jamuan makan malam Asosiasi Koresponden Gedung Putih.

Semua yang hadir, termasuk Trump dan Melania, dievakuasi.

Pihak berwenang pun dengan cepat menahan tersangka, sementara seorang agen Dinas Rahasia AS terluka.

Tersangka penembakan itu diketahui bernama Cole Allen, yang kerap mengkritik Pemerintah Amerika Serikat karena enggan memberikan bantuan kepada Ukraina.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Ketua DPR AS: Presiden Trump perlu perlindungan lebih besar



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026