Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Iran: Keluarnya UEA dari OPEC tindakan tidak konstruktif

Senin, 4 Mei 2026 18:39 WIB
Image Print
Infografis - "UEA akan keluar dari OPEC" dibuat di Ankara, Turkiye pada 29 April 2026. Keputusan Uni Emirat Arab (UEA) untuk keluar didorong oleh strategi untuk memaksimalkan kapasitas produksi minyaknya. ANTARA/Mehmet Yaren Bozğun - Anadolu Agency/pri.

Teheran (ANTARA) - Iran menyebut penarikan diri Uni Emirat Arab (UEA) dari OPEC sebagai tindakan yang tidak konstruktif, sebagai reaksi negatif terhadap perkembangan di kawasan tersebut, kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, pada Senin.

Pekan lalu, UEA mengumumkan akan keluar dari OPEC (Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak) dan OPEC+ secara efektif mulai 1 Mei.

Direktur komunikasi di Kementerian Luar Negeri UEA, Afra Mahash Al Hameli, lantas mengatakan bahwa keputusan itu adalah pilihan strategis dan berdaulat yang didasarkan pada visi ekonomi jangka panjangnya.

Sementara itu, mereka juga akan terus bekerja sama erat dengan para mitra dan memperkuat kerja sama multilateral, serta berkontribusi terhadap pasar setelah penarikan dirinya dari OPEC.

"Itu sama sekali tidak konstruktif, ketika suatu negara ingin menarik diri [dari organisasi] sebagai reaksi negatif [terhadap peristiwa di kawasan itu] atau sebagai bentuk balas dendam terhadap negara-negara di kawasan itu atau negara-negara OPEC," kata Baghaei dalam sebuah pengarahan.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran: Keluarnya UEA dari OPEC tidak konstruktif



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026