
Wapres Gibran bertemu Wakil PM Laos bahas investasi pabrik pupuk RI

Jakarta (ANTARA) - Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Laos Thongsavan Phomvihane untuk membahas kerja sama ekonomi, salah satunya investasi pembangunan pabrik pupuk oleh PT Pupuk Indonesia.
Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta yang ikut mendampingi Wapres Gibran dalam pertemuan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa, mengatakan rencana investasi pembangunan pabrik pupuk di Laos dilatarbelakangi impor potas yang tinggi untuk kebutuhan bahan baku pupuk dalam negeri.
"Karena kita mengimpor potas dari Laos untuk kebutuhan pupuk kita di sini sehingga pemerintah berniat untuk melakukan melalui PT Pupuk (Indonesia) investasi di Laos nanti kerja sama dalam bidang industri ini," kata Anis Matta.
Anis menjelaskan nilai perdagangan Indonesia dan Laos mencapai 83,8 juta dolar AS per tahun.
Jumlah tersebut masih terbilang kecil dibandingkan perdagangan Indonesia dengan negara anggota ASEAN lainnya. Selain itu, nilai perdagangan Indonesia defisit sebesar 57 juta dolar AS dengan Laos.
Pada kesempatan sama, Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf menjelaskan penjajakan kerja sama investasi pabrik pupuk dan hilirisasinya akan dilakukan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero).
Aminuddin menjelaskan potas merupakan komoditas impor Indonesia dari Laos yang mendominasi hampir 100 persen dari skala perdagangan kedua negara.
Wapres Gibran meminta BP BUMN dan Danantara Indonesia untuk menjajaki investasi hilirisasi pupuk di Laos guna mewujudkan salah satu program prioritas Presiden, yakni kedaulatan dan ketahanan pangan melalui ketersediaan pupuk untuk petani.
"Bapak Wakil Presiden menyampaikan, meminta kepada kami di BP BUMN dan Danantara untuk menjajaki peluang investasi mengenai hilirisasi di bidang pupuk untuk meningkatkan kerja sama, mewujudkan visi Bapak Presiden, yaitu tentang kedaulatan dan ketahanan pangan yang tidak hanya berfokus pada Indonesia, tapi juga ketahanan pangan dalam skala regional, yaitu Asia Tenggara," katanya.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima kunjungan kerja Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Republik Laos Thongsavan Phomvihane di Istana Wapres Jakarta guna membahas penguatan kemitraan bilateral menjelang 70 tahun hubungan diplomatik kedua negara pada 2027.
Wapres Gibran didampingi para wakil menteri Kabinet Merah Putih, antara lain Wakil Menteri Luar Negeri Anis Matta dan Wakil Kepala BP BUMN Aminuddin Ma'ruf.
Sementara itu delegasi Laos yang hadir, yakni Duta Besar Republik Demokratik Rakyat Laos untuk Indonesia Khamfeuang Phanthaxay, Direktur Jenderal Departemen Asia-Pasifik dan Afrika Bounthanongsack Chanthalath, dan Direktur Jenderal Departemen ASEAN Sengdavanh Vongsay.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Wapres Gibran bertemu Wakil PM Laos bahas investasi pabrik pupuk RI
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
