Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

RI-Rusia soroti ketegangan Timur Tengah akibat aksi militer AS-Israel

Kamis, 14 Mei 2026 14:00 WIB
Image Print
Ilustrasi AI - Bendera nasional RI dan Rusia. (ChatGPT Go/antons)

Jakarta (ANTARA) - Indonesia dan Rusia menyoroti perlunya mengatasi ketegangan akibat aksi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran guna memulihkan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Menurut pernyataan tertulis Kedutaan Besar Rusia di Jakarta, Kamis (14/5), Wakil Menteri Luar Negeri RI Anis Matta dan Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Georgy Borisenko menggelar konsultasi di Moskow pada Rabu.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak bertukar pandangan mengenai berbagai isu Timur Tengah, termasuk konflik Palestina-Israel serta perkembangan di Lebanon, Suriah, dan Yaman.

"Interaksi dalam kerangka Organisasi Kerja Sama Islam juga turut dibahas," sebut pernyataan itu.

Indonesia dan Rusia menekankan pentingnya mengatasi akar ketidakstabilan yang dipicu aksi militer AS dan Israel terhadap Iran.

Kedua negara juga menyoroti perlunya penyelesaian menyeluruh atas berbagai perbedaan guna memulihkan stabilitas kawasan Timur Tengah.

Kedua pihak kembali menegaskan dukungan terhadap penyelesaian berbagai persoalan di kawasan sesuai hukum internasional dan Piagam PBB.

Mereka juga menekankan prinsip non-intervensi, penghormatan terhadap kedaulatan, dan keutuhan wilayah negara.

Pada akhir konsultasi, kedua pihak mencatat adanya kesamaan pandangan terhadap sejumlah isu yang dibahas dan sepakat melanjutkan komunikasi.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: RI-Rusia soroti ketegangan Timur Tengah akibat aksi militer AS-Israel



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026