Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Prancis sita lebih dari 3,3 ton kokain di perairan Atlantik

Jumat, 15 Mei 2026 21:15 WIB
Image Print
Ilustrasi - Sejumlah pesawat tempur parkir di atas kapal perang Prancis atau Kapal Induk Charles de Gaulle (R91) saat sandar di Pelabuhan Gili Mas, Desa Labuan Tereng, Kecamatan Lembar, Lombok Barat, NTB, Jumat (31/1/2025). Kapal perang Angkatan Laut Prancis Charles de Gaulle (R91) yang melakukan kunjungan (routine visit) ke Indonesia membawa lebih dari 1.780 awak kapal merupakan salah satu kapal perang terbesar dan termodern di dunia dengan panjang 262 meter dan dilengkapi berbagai persenjataan canggih dan sejumlah pesawat tempur. ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi/rwa.

Moskow (ANTARA) - Angkatan Laut Prancis menyita lebih dari 3,3 ton kokain dari sebuah kapal tanpa bendera di wilayah perairan Samudra Atlantik, kata Menteri Pertahanan Prancis Catherine Vautrin.

"Angkatan Laut Prancis berhasil melakukan operasi di Atlantik untuk memerangi perdagangan narkoba, 3.366 kg narkoba disita di atas kapal tidak berbendera yang membawa puluhan bal kokain," kata Vautrin di platform X, Kamis (14/5).

Prancis menggelar operasi gabungan bersama para mitra, dan memberikan hasil otoritas yudisial di Fort-de-France, Martinique, sebuah wilayah seberang laut Prancis, menangkap tujuh orang, kata Vautrin.

Pada Februari, komando militer di Polinesia Prancis mengatakan Angkatan Laut berhasil menyita lebih dari 2,4 ton kokain dari sebuah kapal di Samudra Pasifik.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prancis sita 3,3 ton kokain di perairan Atlantik



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026