Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Ratusan WNI rayakan Idul Adha bersama KJRI Kuching

Kamis, 28 Mei 2026 14:32 WIB
Image Print
Suasana Idul Adha di lingkungan KJRI Kuching, Sarawak, Malaysia. (ANTARA/HO-KJRI Kuching)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Ratusan warga negara Indonesia di Kuching, Sarawak, Malaysia merayakan Idul Adha 1447 Hijriah bersama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching, Sarawak.

Berdasarkan siaran pers yang diterima di Kuala Lumpur, Kamis, perayaan Idul Adha bersama dengan KJRI Kuching dinulai dengan pelaksanaan shalat Idul Adha pada Eabu 27 Mei 2026, di lingkungan KJRI Kuching.

Shalat Idul Adha dihadiri sekitar 200 masyarakat Indonesia yang berdomisili di Kuching dan sekitarnya.

Kegiatan berlangsung khidmat sebagai momentum mempererat silaturahim dan kebersamaan masyarakat Indonesia di Sarawak.

Khatib Ahmad Marnoto Syukari dalam khutbahnya menyampaikan makna pengorbanan dalam Idul Adha tidak hanya diwujudkan melalui ibadah kurban semata, tetapi juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari melalui sedekah, kepedulian sosial, serta berbagai bentuk kontribusi positif kepada sesama.

Nilai keikhlasan, ketulusan, dan semangat berbagi menjadi esensi utama yang perlu terus ditanamkan dalam kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Konsul Jenderal RI Kuching Abdullah Zulkifli, turut menyampaikan pesan mengenai makna ibadah kurban sebagai wujud ketakwaan, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.

Konjen RI juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia di Sarawak untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, memperkuat rasa kebersamaan, serta senantiasa menjaga nama baik bangsa Indonesia di manapun berada.

Pada hari yang sama, Konjen Zulkifli juga menghadiri dan mengikuti pelaksanaan ibadah kurban bersama sekitar 100 pekerja migran Indonesia (PMI) dan pejabat staf Malaysia di kawasan Ladang Kelapa Sawit Kedup 2, Sarawak Land Consolidation and Rehabilitation Authority (SALCRA).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah yang diselenggarakan dengan dukungan SALCRA bagi PMI.

Dalam kesempatan tersebut, Konjen RI mengapresiasi semangat gotong-royong dan kebersamaan yang ditunjukkan oleh masyarakat Indonesia dalam penyelenggaraan ibadah kurban.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana pelaksanaan ibadah, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan memperkuat solidaritas antarwarga Indonesia di perantauan.

Pada kesempatan yang sama, Konjen RI turut menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan yang telah memfasilitasi dan mendukung pelaksanaan ibadah kurban serta berbagai kegiatan keagamaan PMI di Perusahaan SALCRA.

Dukungan tersebut dinilai mencerminkan kepedulian perusahaan terhadap kebutuhan spiritual para pekerja serta berkontribusi dalam menciptakan lingkungan kerja yang harmonis dan kondusif.

“Dukungan perusahaan terhadap kegiatan keagamaan seperti ini sangat penting dalam memperkuat nilai-nilai kebersamaan, toleransi, dan kesejahteraan sosial para pekerja. Kami berharap sinergi yang baik antara perusahaan dan masyarakat Indonesia dapat terus terjalin dan ditingkatkan,” ujar Konjen RI.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan, diawali dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, dilanjutkan dengan pembagian daging kurban kepada masyarakat dan para pekerja, serta ramah tamah bersama.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat berbagi dan kepedulian sosial yang menjadi inti dari perayaan Hari Raya Idul Adha.

Ardi, salah satu PMI asal Sulawesi Selatan menyampaikan rasa bahagianya dapat merayakan Idul Adha bersama sesama pekerja, perusahaan dan KJRI Kuching.

Menurutnya, pelaksanaan ibadah kurban di lingkungan tempat kerja memberikan suasana kebersamaan yang hangat dan mengobati kerinduan terhadap keluarga di tanah air.

KJRI Kuching mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut dan berharap nilai-nilai pengorbanan, kebersamaan, serta kepedulian yang terkandung dalam Iduladha dapat terus menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat.



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026