Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Hizbullah klaim 21 serangan ke pasukan Israel dalam sehari

Senin, 1 Juni 2026 16:38 WIB
Image Print
Wilayah penyerbuan Hizbullah di Israel utara. (ANTARA/Anadolu/py/am.)

Beirut (ANTARA) - Kelompok Hizbullah Lebanon pada Senin (1/6) mengatakan telah melancarkan 21 operasi militer terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan dan Israel utara sehari sebelumnya.

"Perlawanan Islam melaksanakan 21 operasi tempur pada 31 Mei 2026, termasuk serangan terhadap personel, peralatan, dan fasilitas militer Israel sebagai respons atas pelanggaran kesepakatan gencatan senjata dan serangan terhadap warga sipil," sebut sayap militer Hizbullah dalam pernyataannya.

Disebutkan pula, para pejuang Hizbullah menyerang konsentrasi pasukan dan peralatan militer Israel menggunakan roket, artileri, serta drone serang di wilayah Bayada, Debel, Quzah, Dibbine, Yahmar al-Shaqif, Maroun al-Ras, dan kawasan bersejarah Kastil Beaufort.

Kelompok itu juga melaporkan serangan drone yang menargetkan landasan helikopter di permukiman Shlomi, sejumlah fasilitas di Nahariya, kawasan Krayot di utara Haifa, serta wilayah Safed dan posisi militer di Hanita.

Hizbullah menyatakan beberapa serangan tersebut mengenai sasaran.

Kelompok itu menyebut tindakan mereka sebagai upaya mempertahankan wilayah dan rakyat Lebanon.

Hizbullah juga menyatakan tindakan itu adalah balasan terhadap serangan Israel yang terus berlanjut serta pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Hizbullah klaim 21 serangan ke pasukan Israel dalam sehari



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026