
Jose Ramos-Horta puji persatuan RI, apresiasi peran NU-Muhammadiyah

Jakarta (ANTARA) - Presiden Timor Leste Jose Ramos-Horta memuji keberhasilan bangsa Indonesia dalam menjaga moderasi antarumat beragama dan persatuan nasional, sehingga menjadi contoh harmoni bagi dunia.
Saat ditemui seusai menjadi pembicara dalam acara “Leadership Lecture” oleh lembaga Economic Research Institute for ASEAN and East Asia (ERIA), ia secara khusus menyoroti peran besar organisasi Islam Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah dalam memperkuat integrasi negara.
“Dua organisasi Muslim besar di Indonesia, yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama, berhasil menjaga Indonesia menjadi negara yang sangat toleran,” kata Presiden Timor Leste di Jakarta, Selasa.
Ia mengatakan, keterlibatan kedua organisasi agama tersebut menunjukkan pentingnya peran pemuka agama dan akademisi, di samping pemerintah, untuk menjaga kerukunan masyarakat.
Ia menyebut Indonesia semakin menjadi teladan dalam menjaga harmoni di masyarakatnya mengingat beragamnya suku bangsa serta agama yang saling hidup berdampingan. Padahal, perbedaan tersebut kerap menjadi “resep” konflik dan ketidakstabilan di negara lain, kata dia.
Presiden Timor Leste itu juga mengatakan bahwa sebagai anggota terbaru ASEAN, pihaknya ingin mendorong upaya pencegahan konflik baik pada tingkat kawasan maupun di negara-negara anggotanya.
Lebih lanjut, dia menyebut Indonesia berhasil mencitrakan diri sebagai negara yang sangat toleran saat menyambut kunjungan apostolik Paus Fransiskus ke Jakarta pada 2–6 September 2024.
Ramos Horta kemudian menyoroti momen ketika Imam Besar Masjid Istiqlal kala itu, Nasaruddin Umar, mencium dahi Paus Fransiskus yang berkunjung ke Masjid Istiqlal dalam rangka pertemuan lintas agama pada 5 September 2024.
“Momen tersebut sangat cantik, dan fotonya yang tersiar membawa dampak positif yang sangat besar bagi dunia,” kata Presiden Timor Leste.
Ia juga mengaku sangat tersentuh ketika melihat Katedral Jakarta berdiri megah di seberang Masjid Istiqlal, yang semakin menguatkan kesan toleransi masyarakat Indonesia.
“Di negara dengan populasi Muslim terbesar sedunia ada katedral yang hidup di tengah-tengahnya, saya harap semoga bisa terus begitu,” kata dia.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Jose Ramos-Horta puji persatuan RI, apresiasi peran NU-Muhammadiyah
Pewarta : Nabil Ihsan
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
