Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Karantina Babel kawal ekspor ikan senilai Rp1,3 miliar ke Malaysia

Kamis, 11 Juni 2026 17:34 WIB
Image Print
Petugas Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pemeriksaan produk perikanan yang akan diekspor ke Malaysia di Pelabuhan Pangkalbalam, Rabu (10/6/2026). ANTARA/HO-Humas Karantina Babel

Pangkalpinang (ANTARA) - Badan Karantina Indonesia melalui Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan (Karantina) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengawal akselerasi ekspor produk perikanan senilai Rp1,3 miliar tujuan Malaysia, guna memastikan produk ikan tersebut bebas hama dan penyakit.

"Kita memastikan produk perikanan ini bebas dari penyakit, memenuhi standar mutu dan sesuai dengan persyaratan kesehatan yang ditetapkan oleh negara tujuan ekspor," kata Kepala Karantina Kepulauan Babel, Herwintarti di Pangkalpinang, Kamis.

Ia mengatakan pengawasan ekspor produk perikanan sebanyak 11 ton ikan segar dengan rincian 420 kilogram udang laut, 6.510 kilogram cumi-cumi, dan 210 kilogram rajungan tujuan Malaysia ini untuk memastikan kelancaran ekspor komoditas perikanan asal Bangka Belitung ke Negeri Jiran tersebut.

"Ekspor produk perikanan senilai Rp1,3 miliar ini diberangkatkan melalui Pelabuhan Pangkalbalam Kota Pangkalpinang berjalan dengan lancar dan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.

Ia menegaskan bahwa peran karantina tidak hanya sebatas penerbitan sertifikat kesehatan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam pelindungan maksimal pelayanan optimal melalui jaminan kesehatan, kualitas dan keamanan komoditas yang dilalulintaskan dari hulu ke hilir.

"Melalui pengawasan yang ketat ini, kami berupaya memberikan jaminan kepada negara tujuan bahwa produk perikanan dari Bangka Belitung aman, sehat, dan layak dikonsumsi," katanya.

Menurut dia keberhasilan ekspor ini menjadi bukti bahwa komoditas perikanan Bangka Belitung memiliki daya saing yang kuat di pasar global, karena bermutu, berkualitas dan memiliki cita rasa yang lebih enak dibandingkan daerah lainnya.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung pelaku usaha melalui pelayanan karantina yang cepat, profesional, dan akuntabel guna mendorong peningkatan ekspor, memperkuat perekonomian daerah, serta siap mengawal program hilirisasi dan pengembangan sektor perikanan nasional secara terintegrasi," tambahnya.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Karantina Babel kawal ekspor ikan senilai Rp1,3 miliar ke Malaysia



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026