Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Teheran tegaskan Israel turut terikat kesepakatan perdamaian AS-Iran

Selasa, 16 Juni 2026 16:34 WIB
Image Print
Ilustrasi pembicaraan damai antara Amerika Serikat dan Iran. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Teheran (ANTARA) - Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa pihaknya memandang Israel terikat sebagai pihak dalam kesepakatan perdamaian dengan Amerika Serikat, sebagaimana gerakan Syiah Hizbullah.

"Saya ingin menekankan poin penting: Dari perspektif kami, satu pihak dalam memorandum ini adalah Amerika Serikat dan Israel, pada pihak lain yaitu Iran dan Hizbullah," kata Araghchi dalam pertemuan bersama perwakilan misi diplomatik asing, Selasa.

Ia menekankan bahwa berakhirnya permusuhan di Lebanon adalah aspek yang tak kalah penting dalam usaha mengakhiri perang antara AS dan Iran.

"Tanpa penarikan pasukan Israel dari wilayah yang mereka jajah selama perang saat ini, perang tak dapat dianggap berakhir sepenuhnya," ucap dia

Menlu Iran juga menegaskan bahwa serangan Israel terhadap Lebanon dalam bentuk apapun akan diperlakukan sebagai pelanggaran memorandum perdamaian.

Sumber: Sputnik


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Teheran tegaskan Israel turut terikat kesepakatan perdamaian AS-Iran



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026