Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Qatar: Memorandum Iran-AS tandai langkah pertama konsensus regional

Selasa, 16 Juni 2026 23:30 WIB
Image Print
Menyusul pengumuman kesepakatan kerangka kerja pendahuluan antara Amerika Serikat dan Iran, beragam opini politik muncul di seluruh ibu kota, meskipun sebagian besar masyarakat tetap optimis tentang gencatan senjata yang langgeng menjelang upacara penandatanganan nota kesepahaman resmi yang dijadwalkan pada hari Jumat, 19 Juni, di Jenewa, Swiss. Anadolu Agency/pri.

Doha (ANTARA) - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Qatar, Majed Al Ansari, pada Selasa mengatakan bahwa nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat menandai langkah pertama untuk mewujudkan konsensus regional yang lebih luas dan memastikan stabilitas kawasan.

"Kesepakatan saat ini adalah langkah pertama untuk mewujudkan konsensus regional yang lebih luas, yang akan menjamin stabilitas di kawasan ini," kata Al Ansari dalam konferensi pers.

Dia berharap penandatanganan memorandum antara Iran dan AS, yang diperkirakan akan dihadiri oleh para pejabat Qatar, akan menandai awal dari negosiasi masa depan yang produktif.

"Kami optimistis bahwa mediasi antara AS dan Iran akan mengakhiri konflik dan membawa stabilitas, termasuk dimulainya kembali pelayaran melalui Selat Hormuz," kata Al Ansari.

Iran dan AS mengkonfirmasi bahwa memorandum tersebut telah diselesaikan dan akan ditandatangani secara resmi di Swiss pada 19 Juni.

Menurut Iran, memorandum tersebut dapat memungkinkan diakhirinya permusuhan militer di semua lini, termasuk di Lebanon.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Qatar: Memorandum Iran-AS tandai langkah pertama konsensus regional



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026