Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Rusia klaim gagalkan serangan Ukraina ke kilang minyak Tyumen

Minggu, 21 Juni 2026 01:58 WIB
Image Print
Helikopter pemadam kebakaran merespons kebakaran saat asap hitam mengepul dari area kilang minyak Gazprom Neft di Moskow, yang terletak di pinggiran tenggara Moskow, pada 18 Juni 2026, setelah apa yang digambarkan oleh walikota ibu kota Rusia sebagai serangan drone "berskala besar" oleh Ukraina. Moskow menjadi sasaran salah satu serangan drone Ukraina terbesar sejak awal perang, dengan sebuah kilang minyak dihantam dan sekitar 200 drone dicegat saat mendekati ibu kota Rusia, kata Walikota Sergey Sobyanin pada hari Kamis. ANTARA/Sefa Karacan - Anadolu Agency / pri.

Moskow (ANTARA) - Ukraina melancarkan serangan drone terhadap kilang minyak di wilayah Tyumen, Siberia, untuk pertama kalinya sejak konflik dimulai, kata Gubernur Alexander Moor, Sabtu (20/6).

Ia mengatakan sistem pertahanan udara berhasil menangkal serangan terhadap kilang minyak Tyumen, salah satu fasilitas pengolahan minyak terbesar Rusia.

"Serangan pesawat nirawak terhadap kilang minyak Tyumen berhasil digagalkan. Personel dari dinas kedaruratan sedang menangani puing-puing yang jatuh di lokasi," kata Moor melalui Telegram.

"Menurut informasi awal, fasilitas tersebut tidak mengalami kerusakan dan para pekerja telah dievakuasi," katanya, menambahkan.

Moor mengatakan terus memantau perkembangan situasi secara langsung.

Wilayah Tyumen di Siberia barat berjarak hampir 2.000 kilometer dari garis depan perang di Ukraina.

Hingga kini, otoritas Ukraina belum memberikan tanggapan atas laporan serangan tersebut.

Sebelumnya, Ukraina menyatakan serangan drone jarak jauhnya sengaja menyasar infrastruktur energi Rusia, termasuk kilang minyak dan fasilitas penyimpanan bahan bakar, karena sektor tersebut merupakan salah satu penopang utama ekonomi Rusia.

Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rusia klaim gagalkan serangan Ukraina ke kilang minyak Tyumen



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026