Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Pemimpin Asia sampaikan belasungkawa atas gempa Venezuela

Kamis, 25 Juni 2026 21:41 WIB
Image Print
Tim penyelamat mencari korban di reruntuhan sebuah bangunan di Caracas, Venezuela, Kamis (25/6/2026). Menurut penjabat Presiden Delcy Rodriguez, sedikitnya 32 orang tewas dan lebih dari 700 luka-luka setelah dua gempa bumi bermagnitudo 7,1 dan 7,5 mengguncang Venezuela pada Rabu malam (23/6) waktu setempat. ANTARA FOTO/Xinhua/Marcos Salgado/nym.

Istanbul (ANTARA) - Para pemimpin Asia pada Kamis menyampaikan belasungkawa dan menjanjikan dukungan kepada Venezuela setelah dua gempa bumi dahsyat menghancurkan sejumlah wilayah di negara Amerika Selatan tersebut.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengatakan dirinya sangat berduka atas kerusakan yang ditimbulkan oleh gempa tersebut.

“Atas nama rakyat India, saya menyampaikan belasungkawa yang tulus kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela, khususnya kepada keluarga yang kehilangan orang-orang tercinta,” kata Modi dalam sebuah pernyataan.

Ia juga mendoakan kesembuhan yang cepat bagi para korban luka dan menegaskan bahwa India siap memberikan segala bantuan yang memungkinkan kepada Venezuela.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, turut menyampaikan simpati, seraya mengatakan bahwa dirinya sangat sedih atas jatuhnya korban jiwa dan kerusakan luas akibat bencana tersebut.

“Atas nama rakyat Pakistan, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Venezuela, terutama kepada keluarga para korban,” tulis Sharif di X.

Ia menambahkan bahwa Pakistan berdiri bersama rakyat Venezuela dalam menghadapi krisis ini dan mendoakan kesembuhan bagi mereka yang terluka.

Sementara itu, Presiden Filipina, Ferdinand Marcos Jr., juga menyampaikan belasungkawanya kepada rakyat Venezuela.

“Atas nama rakyat Filipina, saya menyampaikan simpati yang tulus. Filipina berdiri bersama rakyat Venezuela pada masa sulit ini dan berharap untuk keselamatan dan pemulihan cepat semua komunitas yang terkena dampak,” kata Marcos dalam sebuah pernyataan.

Presiden sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan sedikitnya 32 orang tewas dan sekitar 700 lainnya terluka dalam bencana gempa paling mematikan di negara itu dalam lebih dari satu abad.

Adapun menurut para ahli seismologi, gempa pendahulu berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi di dekat munisipalitas San Felipe, ibu kota negara bagian Yaracuy. Sekitar 40 detik kemudian, gempa yang lebih kuat berkekuatan magnitudo 7,5 mengguncang wilayah tenggara Yumare.

Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemimpin Asia sampaikan belasungkawa atas gempa Venezuela



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026