
Pakistan serukan semua pihak patuhi kesepakatan dalam konflik Timteng

Istanbul (ANTARA) - Pakistan pada Minggu mendesak semua pihak untuk mematuhi kesepakatan di tengah kembali memanasnya konflik antara Amerika Serikat dan Iran yang mengancam kelangsungan gencatan senjata yang rapuh tersebut.
Seruan tersebut disampaikan Menteri Luar Negeri Pakistan Ishaq Dar kepada Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa Kaja Kallas dalam percakapan telepon membahas situasi regional yang berkembang pesat.
Dalam pembicaraan tersebut, Kallas memuji upaya Pakistan yang dinilainya berperan penting dalam tercapainya kesepakatan kerangka kerja antara Amerika Serikat dan Iran yang dikenal sebagai Nota Kesepahaman Islamabad.
Namun, Kallas juga menyampaikan keprihatinan serius atas pelanggaran gencatan senjata yang terjadi baru-baru ini serta menekankan pentingnya menjaga jalur komunikasi tetap terbuka.
Sementara itu, Dar menegaskan perlunya semua pihak mematuhi kesepakatan gencatan senjata.
Pernyataan tersebut disampaikan setelah Iran kembali melancarkan serangan terhadap fasilitas Amerika Serikat di Bahrain dan Kuwait.
Pemerintah Bahrain pada Minggu menyatakan berhasil mencegat dan menghancurkan sejumlah rudal dan pesawat nirawak Iran yang menargetkan wilayahnya.
Sebelumnya pada Sabtu, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan telah menyerang sejumlah posisi militer Amerika Serikat di kawasan sebagai balasan atas serangan AS terhadap Iran.
Pakistan diketahui memainkan peran utama sebagai mediator antara Amerika Serikat dan Iran dalam upaya mengakhiri konflik yang pecah pada 28 Februari.
Sumber: Anadolu
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pakistan serukan semua pihak patuhi kesepakatan dalam konflik Timteng
Pewarta : Yoanita Hastryka Djohan
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
