
Anwar Ibrahim tegaskan Malaysia tidak memihak blok kekuasaan manapun

Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menegaskan Malaysia tidak memihak blok kekuasaan manapun, dan akan terus membangun persahabatan dengan negara-negara lain atas dasar saling menghormati.
Hal tersebut diutarakan Anwar dalam keprihatinannya dengan kondisi geopolitik global saat ini.
"Kebijakan luar negeri Malaysia akan terus berlandaskan pada kebebasan, ketegasan, dan kebijaksanaan. Kita tidak terikat pada blok kekuatan mana pun, melainkan akan terus berpegang pada keyakinan bahwa persahabatan harus dibangun atas dasar saling menghormati, bukan dominasi," ujar Anwar Ibrahim dalam pernyataan di Kuala Lumpur, Kamis.
Dia mengatakan dunia saat ini sedang menyaksikan memudarnya nilai-nilai yang selama ini menjadi dasar hubungan antarnegara. Kekuatan dan dominasi semakin mengalahkan kebenaran, kepentingan sempit menginjak prinsip, sementara hukum internasional diterapkan secara selektif sesuai kenyamanan dan selera kekuatan tertentu.
"Dalam situasi seperti ini, Malaysia sama sekali tidak akan mengorbankan prinsip-prinsipnya, bahkan akan tetap teguh menjunjung ketegasan negara," tegasnya.
Oleh karena itu Malaysia, kata Anwar, akan terus mempertahankan perdamaian, menolak dominasi dan imperialisme, serta berdiri teguh bersama mereka yang tertindas karena keadilan tidak boleh bersifat musiman, dan martabat manusia tidak boleh diukur berdasarkan kepentingan geopolitik.
Anwar juga menekankan bahwa ASEAN tetap menjadi wadah utama yang menjunjung keadilan di kawasan, bukan karena ASEAN organisasi yang sempurna, melainkan karena di dunia yang semakin terpecah, upaya untuk terus duduk bersama, berdialog, dan mencari titik temu jauh lebih berharga daripada retorika yang hanya menyulut permusuhan.
Dia menyampaikan Malaysia akan terus memperluas jaringan kerja sama, memperkuat hubungan dengan para mitra yang sudah ada, sembari menjajaki potensi baru bersama negara-negara di Global South.
"Seni dan gaya diplomasi kita bukan sekadar bahasa para diplomat dan pembuat kebijakan, tetapi merupakan ikhtiar untuk membuka peluang bagi rakyat, mengangkat martabat negara, dan memastikan Malaysia terus melangkah dengan penuh keyakinan; berprinsip dengan kebijaksanaan, berani tanpa tergesa-gesa, serta tegas tanpa kehilangan kesopanan dan nilai-nilai kemanusiaan," ujar Anwar.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
