
Tari piring dan atraksi api RI pukau pengunjung Borneo Carnival Sarawak

Kuala Lumpur (ANTARA) - Penampilan tari piring dan atraksi api dari Sumatera Barat memukau pengunjung acara Taste of Borneo Cultural Carnival (TOBC) 4.0, yang diselenggarakan di Boulevard Commercial Centre, Miri, Sarawak, Malaysia, Sabtu malam (4/7).
Penampilan yang memadukan kelincahan gerak, denting piring yang ritmis, serta atraksi api yang spektakuler tersebut menjadi salah satu sajian budaya yang paling menyita perhatian pengunjung festival.
Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Kuching dalam pernyataan kepada ANTARA di Kuala Lumpur, Minggu menyampaikan penampilan delegasi Indonesia yang dibawakan oleh Sanggar Tari Rumah Pintar Panyakalan, Solok, berhasil memperkenalkan kekayaan seni tradisi Minangkabau kepada masyarakat Malaysia maupun wisatawan mancanegara.
Atraksi tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga merepresentasikan nilai-nilai ketangkasan, keharmonisan, serta filosofi kehidupan masyarakat Minangkabau yang diwariskan secara turun-temurun.
Pada malam pertunjukan budaya tersebut, Indonesia tampil bersama delegasi seni dari Tiongkok, Brunei Darussalam, dan Negara Bagian Sabah, Malaysia, yang turut menampilkan kekayaan budaya masing-masing.
Keikutsertaan Indonesia pada TOBC 4.0 difasilitasi oleh KJRI Kuching bekerja sama dengan Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (GEBU Minang) serta didukung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (KUKM).
Selain pertunjukan budaya, Indonesia juga menghadirkan tujuh pelaku UMKM asal Sumatera Barat yang mempromosikan beragam produk unggulan, mulai dari rendang, kopi, rempah-rempah, wastra, hingga kerajinan tangan khas Minangkabau.

Dalam sambutannya pada pembukaan festival, Konsul Jenderal Republik Indonesia di Kuching Abdullah Zulkifli menegaskan bahwa TOBC 4.0 bukan sekadar festival kuliner, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persahabatan, memperkenalkan kekayaan budaya, serta membangun saling pengertian antarbangsa.
"Melalui TOBC, Indonesia membawa 'Taste of Minangkabau' ke Miri sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan budaya, kuliner, dan potensi pariwisata Sumatera Barat kepada masyarakat Sarawak dan komunitas internasional," ujar Konjen Abdullah Zulkifli.
Abdullah Zulkifli menyampaikan bahwa kehadiran delegasi Indonesia di Miri bertujuan memperkenalkan kekayaan budaya Minangkabau melalui kuliner, seni pertunjukan, dan kerajinan tangan.
Baca juga: UMKM RI bawa cita rasa rendang dan kopi di Borneo Carnival Sarawak Malaysia
Menurutnya, Sumatera Barat memiliki warisan budaya, keindahan alam, dan kuliner yang telah mendunia, termasuk rendang sebagai salah satu ikon gastronomi Indonesia.
Konsul Jenderal juga mengundang masyarakat Sarawak dan komunitas internasional untuk berkunjung langsung ke Sumatera Barat guna menikmati keindahan alam, kekayaan budaya, serta keramahan masyarakat Minangkabau.
Dia mengatakan antusiasme pengunjung terhadap penampilan tari piring dan atraksi api mencerminkan besarnya apresiasi masyarakat Sarawak terhadap kekayaan budaya Indonesia.
Melalui partisipasi pada TOBC 4.0, KJRI Kuching terus mendorong pemanfaatan seni budaya sebagai sarana untuk mempererat hubungan antarmasyarakat, sekaligus mempromosikan produk UMKM dan potensi pariwisata Indonesia.

Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
