Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Israel hancurkan rumah-rumah di Lebanon, langgar kesepakatan

Senin, 13 Juli 2026 19:10 WIB
Image Print
Kerusakan akibat serangan udara Israel di kota Mayfadoun, Kegubernuran Nabatieh, Lebanon selatan, pada 23 Juni 2026. Sejumlah bangunan dan kendaraan mengalami kerusakan parah akibat serangan udara yang dilancarkan oleh pasukan Israel. Tingkat kerusakan di kota tersebut didokumentasikan setelah serangan terjadi. ANTARA/Houssam Shbaro - Anadolu Agency / pri.

Istanbul (ANTARA) - Tentara Israel terus menghancurkan dan membakar rumah-rumah di Lebanon selatan, yang merupakan pelanggaran harian terhadap perjanjian kerangka kerja yang ditandatangani antara Tel Aviv dan Beirut, demikian lapor Kantor Berita Nasional pemerintah Lebanon (NNA), Senin.

Menurut kantor berita tersebut, pasukan Israel menghancurkan dan membakar rumah-rumah di lingkungan selatan kota Hadatha. Sebelumnya pada Minggu, pasukan itu juga meledakkan tempat di kota BInt Jbeil di selatan.

Perkembangan terbaru ini terjadi meskipun gencatan senjata telah berlaku sejak November 2024 dan perjanjian kerangka kerja yang disponsori AS dan ditandatangani pada 26 Juni 2026, telah mengatur penarikan bertahap pasukan Israel dari seluruh wilayah Lebanon yang diduduki.

Namun demikian, hingga kini Israel terus menduduki wilayah di Lebanon selatan, beberapa di antaranya telah berlangsung selama beberapa dekade dan sebagian lainnya sejak perang tahun 2023–2024. Sepanjang perang terakhir tersebut, pasukan Israel merangsek maju sejauh lebih dari 10 kilometer ke dalam wilayah Lebanon.

Sumber: Anadolu


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Israel hancurkan rumah-rumah di Lebanon, langgar kesepakatan



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026