Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Dubes Palestina: Korban tewas di Jalur Gaza lampaui 75.000 orang

Selasa, 11 Agustus 2026 19:16 WIB
Image Print
37 tahanan Palestina yang dibebaskan oleh pasukan Israel tiba di Khan Yunis, Palestina, melalui Komite Internasional Palang Merah (ICRC) pada 9 Agustus 2026. ANTARA/Abed Rahim Khatib - Anadolu Agency /pri.

Moskow (ANTARA) - Duta Besar Palestina untuk Rusia Abdel Hafiz Nofal mengatakan jumlah korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 75.000 orang sejak eskalasi dimulai pada 2023.

“Berdasarkan data yang tersedia, jumlah keseluruhan korban tewas di Jalur Gaza telah melampaui 75.000 orang, sementara jumlah korban luka telah melampaui 250.000 orang,” kata Nofal kepada surat kabar Rusia Izvestia.

Diplomat tersebut juga mencatat bahwa banyak korban tewas masih tertimbun di bawah reruntuhan.

Pada 9 Oktober 2025, Israel dan Hamas, dengan mediasi Mesir, Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Turkiye, sepakat untuk menerapkan tahap pertama rencana perdamaian yang diajukan Presiden AS Donald Trump.

Sehari berikutnya, gencatan senjata mulai berlaku di Jalur Gaza. Sesuai kesepakatan tersebut, pasukan Israel wajib mundur ke apa yang disebut Garis Kuning (Yellow Line), namun pasukan Israel hingga kini tetap menguasai lebih dari 50 persen wilayah Jalur Gaza.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Dubes Palestina: Korban tewas di Jalur Gaza lampaui 75.000 orang



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026