Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Polisi dan TNI lakukan pencegahan karhutla di Lebak

Selasa, 11 Agustus 2026 19:25 WIB
Image Print
Polisi dan TNI di Kabupaten Lebak, Banten mensosialisasikan pencegahan kebakaran hutan dan lahan atau karhutla. ANTARA/HO-Polres Lebak

Lebak (ANTARA) - Kepolisian Resor (Polres) Lebak dan TNI melakukan kegiatan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di daerah itu, sehubungan musim kemarau panjang akibat fenomena El Nino.

‎Kapolres Lebak AKBP Arninsi di Lebak, Selasa, mengatakan pihaknya bersama TNI melakukan pemantauan di sekitar hutan Panggarangan guna pencegahan Karhutla, sehubungan musim kemarau panjang.

‎Selain itu juga pihaknya mengimbau masyarakat yang membuka lahan untuk ladang pertanian agar tidak membakar rerumputan ilalang yang kering.

‎Begitu juga masyarakat diimbau tidak membuang puntung rokok sembarangan ke areal hutan, karena khawatir terjadi kebakaran.

‎Selama ini, Kabupaten Lebak adalah wilayah terluas memiliki kawasan hutan, di antaranya hutan konservasi TNGHS, hutan adat Badui, hutan produksi serta hutan milik masyarakat.

‎"Kami setiap hari rutin dengan TNI melakukan pemantauan di kawasan hutan guna mencegah karhutla," kata AKBP Arninsi.

‎Kanit Binmas Polsek Panggarangan Kabupaten Lebak Aipda Ferry Alamsyah mengatakan pihaknya mensosialisasikan pencegahan Karhutla di sekitar masyarakat yang tinggal di hutan kaki gunung kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

‎Bahkan, pihaknya pada Selasa (11/8) dengan masyarakat dan tokoh serta pemuka adat di Desa Sukajadi, Kecamatan Panggarangan menjaga untuk mencegah karhutla.

‎"Kami berharap jangan sampai kawasan hutan mengalami karhutla, sehingga perlu penjagaan sehubungan musim kemarau panjang," katanya menjelaskan.

‎Sementara itu, anggota TNI Sertu Asep mengatakan, sebagai petugas Babinsa di Desa Sukajadi ia mengoptimalkan pemantauan dan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjaga kawasan hutan tidak terjadi karhutla.

‎"Kami bersama kepolisian dan masyarakat menjaga lingkungan dan masyarakat (diminta) segera melaporkan apabila menemukan adanya potensi kebakaran," katanya menjelaskan.



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026