
PM Malaysia kirim surat ke Presiden RI, minta bantuan kasus investasi Felda

Kuala Lumpur (ANTARA) - Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim menyatakan telah mengirimkan surat kepada Presiden RI Prabowo Subianto, untuk meminta bantuan terhadap kasus investasi di perusahaan Indonesia.
Investasi dimaksud adalah investasi Lembaga Pembangunan Tanah Federal (Felda) Malaysia yang dilakukan saat era Perdana Menteri Malaysia Nazib Razak, di perusahaan minyak sawit mentah (CPO) asal Indonesia PT Eagle High Plantations Tbk.
"Saya telah menulis surat kepada Presiden Prabowo Subianto, meminta beliau untuk juga melihat juga masalah ini," kata Anwar dalam pernyataan yang dikutip di Kuala Lumpur, Sabtu.
Anwar tidak merinci mengenai kasus tersebut, namun dia mengatakan apabila persoalan ini tidak ditangani, maka kerugian yang dapat didera Felda akibat keputusan manajemen sebelumnya itu, bisa mencapai 2,5 miliar ringgit atau setara Rp11 triliun (kurs saat ini).
Menurut laporan, Felda –selaku lembaga pemerintah Malaysia yang bergerak di bidang pemukiman untuk warga miskin – hingga saat ini belum bisa mendapatkan dana investasinya kembali, karena perusahaan EHP mempersoalkan di pengadilan Indonesia.
Felda disebut hanya akan dapat pengembalian dana sebanyak 200 juta ringgit atau Rp876 miliar dari total investasinya.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
