Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Kalangan politik AS terus desak dialog dengan Rusia

Rabu, 26 Agustus 2026 11:54 WIB
Image Print
Arsip foto - Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. /ANTARA/Anadolu/py. (Anadolu)

Washington (ANTARA) - Media dan tokoh politik Amerika Serikat semakin sering menyerukan pemulihan dialog dengan Rusia, penghentian bantuan bagi Ukraina, serta penolakan untuk terlibat dalam konflik baru, kata jurnalis AS Christopher Helali.

"Dalam percakapan itu, saya melihat semakin banyak jurnalis, pembuat kebijakan, dan tokoh politik di AS yang menyerukan pemulihan dialog dengan Rusia, penghentian bantuan kepada Ukraina, serta pergeseran menuju kebijakan luar negeri yang mengedepankan perdamaian dan kemakmuran," kata Helali kepada RIA Novosti.

Banyak di antara mereka, tambahnya, termasuk jurnalis AS Tucker Carlson, mantan anggota Kongres AS Marjorie Taylor Greene, dan anggota Kongres AS Thomas Massie, menyerukan kebijakan luar negeri yang masuk akal.

Menjauh dari perang baru merupakan salah satu janji kampanye Presiden AS Donald Trump, katanya. Helali juga telah beberapa kali mengunjungi Rusia, termasuk Donbas.

Pada Mei lalu, dia mengunjungi Starobelsk, tempat angkatan bersenjata Ukraina menyerang sebuah perguruan tinggi dan asrama. Sebelumnya, Helali mengunjungi Wilayah Kursk setelah serangan lintas batas yang dilakukan Ukraina.

Dalam Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg pada Juni, Helali mengatakan kepada RIA Novosti bahwa dia telah mengirim surat kepada Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengajukan permohonan kewarganegaraan Rusia dan berharap mendapatkannya dalam beberapa bulan mendatang.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kalangan politik AS terus desak dialog dengan Rusia



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026