
Prabowo optimistis NTT bisa jadi sumber pangan bangsa dan dunia

Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto optimistis wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dapat menjadi sumber pangan bagi bangsa dan dunia dengan mengembangkan berbagai potensi yang dimiliki daerah tersebut.
"Saya optimis daerah sini nanti bisa jadi sumber pangan bangsa dan dunia," kata Prabowo saat memimpin rapat koordinasi penanganan dampak gempa NTT di Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu.
Prabowo mengatakan NTT memiliki potensi besar di sektor pangan, perikanan, rumput laut serta lahan yang dapat dikembangkan menjadi lebih produktif.
Menurutnya, potensi tersebut perlu dikembangkan dengan keberanian untuk berpikir besar dan menetapkan target yang tinggi.
"Kita harus bertekad. Jadi, kita berani berpikir dan berpikir itu harus berpikir besar. Berani berpikir besar. Berani punya target yang tinggi," ujarnya.
Prabowo menyebut sektor perikanan sangat potensial dikembangkan di NTT. Dia juga mendorong masyarakat mengembangkan rumput laut sebagai bagian dari pemanfaatan potensi laut untuk mendukung ketahanan pangan dan ekonomi daerah.
"Perikanan sangat potensial di daerah sini. Kalau dari atas pesawat itu lautnya itu biru dalam. Belum tercemar. Jadi nanti perikanan, rumput laut kalian kembangkan di sini," katanya.
Selain potensi kelautan, Prabowo mendorong pemanfaatan lahan yang belum produktif agar menjadi produktif untuk mendukung ketahanan pangan.
Prabowo telah mendukung rencana pembukaan lahan pertanian seluas 8.000 hektare dan budidaya perikanan seluas 100 hektare di Kabupaten Nagekeo.
"Rakyatmu sedang susah, sedang lapar, bagaimana caranya kau bisa bikin dia tidak lapar? Jadi, nanti kita ubah lahan yang belum produktif jadi produktif," ujarnya.
Prabowo juga mengatakan pengembangan potensi pertanian dan ekonomi di NTT perlu didukung ketersediaan air. Presiden mendorong penerapan teknologi desalinasi untuk memenuhi kebutuhan air bersih, terutama di wilayah kepulauan dan pesisir.
"Desalinasi 30 tahun yang lalu tidak terjangkau, hanya bangsa yang kaya yang bisa. Sekarang kita bisa bikin desalinasi untuk tingkat desa," katanya.
Selain air, Prabowo menilai pengembangan potensi daerah perlu didukung ketersediaan energi. Presiden mendorong pemanfaatan tenaga surya untuk memasok energi bagi proyek-proyek ekonomi produktif.
"Nanti energi kita ini teknologi dari tenaga surya. Di sini juga kalau perlu mungkin gunung-gunung yang belum produktif kita bikin PLTS-PLTS. Berapa gigawatt PLTS di sini untuk sumber energi, untuk proyek-proyek ekonomi yang bisa produktif," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Prabowo optimistis NTT bisa jadi sumber pangan bangsa dan dunia
Pewarta : Fathur Rochman
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
