
Kemenko Pangan buka peluang kerja sama sawit-kakao tiga negara

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Pangan membuka peluang pengembangan kerja sama antara Indonesia, Malaysia, dan Papua Nugini untuk memperkuat rantai nilai kakao dan kelapa sawit yang berkelanjutan.
Deputi Bidang Koordinasi Keterjangkauan dan Keamanan Pangan Kemenko Pangan Nani Hendiarti mengatakan forum regional selama dua hari menjadi ruang bagi ketiga negara untuk bertukar pengalaman dan mengidentifikasi praktik terbaik yang dapat dikembangkan bersama.
“Dari FOLUR ini bisa saja nanti, dari diskusi yang terjadi dalam dua hari ke depan, akan ada usulan kerja sama sebagai tindak lanjut,” kata Nani dalam Regional Learning Forum on Sustainable Commodities di Jakarta, Kamis.
Food Systems, Land Use and Restoration (FOLUR) Indonesia merupakan program yang mendukung pengembangan rantai nilai komoditas berkelanjutan dengan mencakup empat komoditas, yakni kelapa sawit, kakao, kopi, dan beras.
Nani mengatakan peluang kerja sama tersebut dapat dikembangkan lebih konkret dengan melibatkan pemerintah, sektor swasta, akademisi, generasi muda, petani kecil, serta mitra pembangunan.
Ia menyebut FOLUR mendapat dukungan Global Environment Facility (GEF). Menurut Nani, terbuka pula peluang menyusun proposal baru berdasarkan hasil pendalaman selama forum untuk memperkuat kolaborasi ke depan.
“Ke depan ada peluang untuk proposal baru. Ini yang mungkin bisa dibungkus dari pendalaman di sini menjadi kerja sama yang lebih konkret, yang juga melibatkan sektor swasta dan yang lain,” ujarnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kemenko Pangan buka peluang kerja sama sawit-kakao tiga negara
Pewarta : Aria Ananda
Editor:
Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
