Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Iran peringatkan negara Timur Tengah tak izinkan serangan AS

Selasa, 1 September 2026 14:47 WIB
Image Print
Arsip foto - Rudal-rudal produksi angkatan bersenjata Iran untuk industri pertahanan dipamerkan dalam perayaan peringatan 47 tahun Revolusi 1979 yang dipimpin oleh Ayatollah Ruhollah Khomeini, saat ratusan warga berkumpul di Lapangan Azadi, Teheran, Iran, pada 11 Februari 2026. (ANTARA/Fatemeh Bahram - Anadolu Agency /pri.)

Teheran (ANTARA) - Markas Besar Khatam al-Anbiya Iran dan Staf Umum Angkatan Bersenjata telah memperingatkan negara-negara Timur Tengah agar tidak mengizinkan Amerika Serikat menggunakan wilayah darat dan udaranya untuk menyerang Iran.

"Meskipun telah ada peringatan sebelumnya dan pernyataan resmi dari beberapa negara di kawasan tersebut, bahwa mereka tidak akan pernah mengizinkan tentara Amerika menggunakan wilayah darat dan udaranya, tentara AS tetap menggunakan wilayah tersebut untuk menyerang negara kami dan sejumlah fasilitas militer Iran," menurut pernyataan yang dipublikasi penyiar Iran, IRIB, pada Senin (31/8).

Terkait hal itu, angkatan bersenjata Iran menegaskan mereka tidak akan mentolerir agresi apa pun dan akan membalas dengan kekuatan yang jauh lebih besar.

Pada Minggu (30/8), media Iran melaporkan serangan AS terhadap Pulau Larak di Iran. Jurnalis Axios, Barak Ravid, yang mengutip seorang pejabat AS, mengatakan AS diduga telah menyerang peluncur rudal Iran di pulau tersebut.

Sementara itu, Press TV melaporkan Iran telah membalas dengan menembakkan rudal ke kapal-kapal AS di Selat Hormuz serta pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Iran peringatkan negara Timur Tengah tak izinkan serangan AS



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026