Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

ANTARA perkuat koordinasi pencarian lima pewarta foto hilang kontak

Selasa, 8 September 2026 21:27 WIB
Image Print
Lava pijar dari Gunung Anak Krakatau terlihat dari Pasauran, Kabupaten Serang, Banten, Sabtu (5/9/2026). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat rangkaian letusan yang terjadi sejak Jumat (4/9) malam tersebut terindikasi sebagai pancaran lava (lava fountain) dengan durasi gempa letusan mencapai 21.600 detik dan amplitudo maksimum 70 milimeter yang merupakan intensitas tertinggi sepanjang tahun 2026. ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas/YU

Jakarta (ANTARA) - Kantor Berita ANTARA memperkuat koordinasi dengan Basarnas, Polda Banten, dan instansi terkait untuk mendukung upaya pencarian lima pewarta foto yang hilang kontak saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Banten.

Direktur Utama Kantor Berita ANTARA Benny Siga Butarbutar mengatakan ANTARA telah mengirimkan tim khusus yang terdiri atas personel dari kantor pusat dan Biro Banten untuk memastikan komunikasi dan koordinasi terkait pencarian terus berjalan.

“Saat ini kami juga sudah mengirimkan tim khusus ANTARA yang merupakan gabungan dari ANTARA pusat dan Biro Banten untuk memastikan seluruh upaya komunikasi dan koordinasi berjalan terus menerus. Kami turut mendorong agar petugas bisa meningkatkan intensitas pencarian terhadap rombongan jurnalis yang belum diketahui keberadaannya hingga saat ini,” kata Benny di Jakarta, Selasa malam.

Salah satu pewarta yang masih belum diketahui keberadaannya adalah Muhammad Bagus Khoirunas, pewarta foto ANTARA Biro Banten. Hingga Selasa malam, ANTARA belum menerima kabar dari Bagus maupun rombongan.

Benny mengatakan ANTARA juga telah mendirikan posko siaga media bersama iNews dan merdeka.com untuk memperkuat koordinasi dan komunikasi mengenai perkembangan pencarian.

Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan informasi mengenai keberadaan para pewarta dapat segera diperoleh dari sumber yang berwenang sekaligus mencegah beredarnya informasi yang belum terverifikasi.

Sementara itu, Kapolda Banten Irjen Pol. Hengki mengatakan pihaknya bersama Polairud, Basarnas, dan TNI terus melakukan pencarian gabungan sejak menerima informasi mengenai hilang kontaknya para pewarta tersebut.

Namun, kondisi alam menjadi salah satu kendala dalam operasi pencarian, terutama gelombang tinggi dan jarak pandang yang terbatas.

Berdasarkan catatan redaksi ANTARA, Bagus melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda sejak Senin (7/9) bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni selaku fotografer lepas, Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

ANTARA akan terus berkoordinasi dengan otoritas dan pihak terkait untuk memperoleh perkembangan pencarian serta menyampaikan informasi berdasarkan data yang telah terverifikasi.

ANTARA juga mengimbau seluruh pihak tidak menyebarkan informasi spekulatif terkait keberadaan para pewarta yang masih dalam pencarian. Benny berharap seluruh upaya pencarian dapat berjalan lancar dan para pewarta segera ditemukan.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: ANTARA perkuat koordinasi pencarian lima pewarta foto hilang kontak



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026