Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

KBRI gandeng PCIM-PCINU Malaysia gelar peringatan Maulid Nabi

Senin, 14 September 2026 11:20 WIB
Image Print
Duta Besar RI untuk Malaysia Raden Dato' Mohammad Iman Hascarya Kusumo memberikan sambutan dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad 1448 H, di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (13/9/2026). (ANTARA/HO-Pensosbud KBRI KL)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur bekerja sama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia dan Pimpinan Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Malaysia menyelenggarakan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H / 2026 M.

Acara bertajuk "Cahaya Maulid di Tanah Rantau: Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dan Mempererat Ukhuwah" yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Minggu (13/9) ini dihadiri oleh ratusan warga negara Indonesia (WNI) dari berbagai kalangan di Malaysia dengan khidmat dan penuh rasa kebersamaan.

KBRI KL melalui keterangan yang diterima dari Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) di Kuala Lumpur, Senin, menyatakan kolaborasi inklusif antar-organisasi keagamaan besar ini menjadi momentum simbolis penguat solidaritas diaspora Indonesia di perantauan.

Peringatan Maulid Nabi tidak hanya dimaknai sebagai ritual keagamaan, melainkan juga wahana konsolidasi sosial untuk mempererat tali silaturahmi serta menjaga persatuan seluruh elemen masyarakat Indonesia di Malaysia.

Dalam pidato sambutannya, Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Malaysia, Raden Mohammad Iman Hascarya Kusumo, menyampaikan apresiasi tinggi atas sinergi harmonis KBRI Kuala Lumpur bersama kepemimpinan PCIM Malaysia dan PCINU Malaysia.

"Bagi KBRI Kuala Lumpur, kegiatan ini melampaui seremoni keagamaan semata. Ini adalah sarana krusial untuk mempererat silaturahmi, menjaga rasa kebersamaan, dan meneguhkan bahwa di tanah rantau, kita semua adalah satu keluarga besar Indonesia," kata Dubes Iman.

Dubes menyampaikan perbedaan latar belakang maupun organisasi hendaknya menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan bersama-sama memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia di Malaysia.

"Kolaborasi KBRI bersama PCIM dan PCINU adalah pijakan penting untuk terus membangun sinergi demi kemaslahatan seluruh WNI di Malaysia," ujar Dubes.

Menurut Dubes Iman, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang perjalanan dan keteladanan Rasulullah SAW, tetapi juga untuk menghadirkan nilai-nilai akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari, antara lain melalui sikap saling menghormati, saling membantu, menjaga amanah, serta memperkuat persatuan di tengah beragam latar belakang.

Hal ini merupakan modal utama WNI di perantauan.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiah oleh Dr. KH. Musta’in Syafi’ie, M.Ag., yang menyampaikan pesan mengenai keteladanan akhlak Rasulullah SAW serta pentingnya menjaga ukhuwah dan kepedulian terhadap sesama, khususnya dalam kehidupan masyarakat Indonesia di perantauan.

Peringatan Maulid sekaligus menjadi ruang silaturahmi antara KBRI Kuala Lumpur dengan berbagai organisasi kemasyarakatan Indonesia di Malaysia.

Kehadiran lebih dari 50 organisasi masyarakat dalam satu kegiatan mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan sinergi masyarakat Indonesia di Kuala Lumpur.

Pada akhir kegiatan, KBRI Kuala Lumpur turut melakukan sosialisasi sistem antrean layanan konsuler yang akan mulai diberlakukan untuk memberikan kemudahan dan efisiensi yang lebih baik bagi masyarakat.

Jenis layanan konsuler yang diberikan tetap sama, namun sistem antrean yang baru diharapkan dapat membantu masyarakat merencanakan kedatangan dengan lebih baik, mengurangi waktu tunggu, serta membuat proses pelayanan lebih tertib dan nyaman.

Melalui kegiatan keagamaan, silaturahmi, dan penyampaian informasi pelayanan publik tersebut, KBRI Kuala Lumpur menyatakan akan terus mendorong penguatan komunikasi dan kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat Indonesia di Malaysia, sekaligus menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, efektif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026