Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Mendiktisaintek dorong percepatan kolaborasi pendidikan RI-Malaysia

Kamis, 17 September 2026 16:47 WIB
Image Print
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto (keempat kiri) mewakili Pemerintah RI hadir dalam kegiatan peringatan Hari Nasional Malaysia ke-69 di Jakarta, Selasa (15/9/2026). ANTARA/HO-Kemdiktisaintek

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menyampaikan komitmen Indonesia dan Malaysia untuk mempercepat penyelesaian rancangan nota kesepahaman (MoU) kerja sama pendidikan tinggi.

Mendiktisaintek menyoroti adanya sekitar 11.000 mahasiswa Indonesia menempuh pendidikan di Malaysia. Jumlah tersebut menunjukkan eratnya hubungan pendidikan kedua negara sekaligus pentingnya kerja sama yang memberi lebih banyak kesempatan bagi generasi muda.

"Berpijak pada kerja sama yang telah berlangsung lama ini, kedua negara tetap berkomitmen untuk mempercepat penyelesaian rancangan nota kesepahaman tentang kerja sama di bidang pendidikan tinggi," katanya dalam keterangan di Jakarta, Kamis.

Menteri Brian menyampaikan gagasan pembentukan Joint Indonesia–Malaysia Academic Consortium. Konsorsium ini diharapkan membuka peluang pertukaran akademik, pengembangan program bersama, dan berbagi pengetahuan antarperguruan tinggi.

"Saya meyakini bahwa pembentukan konsorsium akademik bersama Indonesia–Malaysia dalam kerangka ini akan mempererat kolaborasi antarlembaga pendidikan tinggi kita, sekaligus menciptakan peluang yang lebih luas untuk pertukaran akademik, program bersama, dan berbagi pengetahuan," ujarnya.

Menurut dia, kerja sama pendidikan Indonesia–Malaysia memiliki sejarah panjang, termasuk melalui penandatanganan kesepakatan bersama di bidang pendidikan dan kebudayaan pada 1972. Fondasi tersebut menjadi modal untuk memperluas kolaborasi dan memperkaya pengalaman pendidikan generasi muda kedua negara.

Menteri Brian menyampaikan keyakinan bahwa kerja sama pendidikan tinggi, sains, dan teknologi dapat menjadi landasan bagi pengembangan bidang kolaborasi baru.

"Dengan prinsip solidaritas, saling menghormati, dan saling menguntungkan, kerja sama tersebut diharapkan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat kedua bangsa serta ASEAN yang semakin harmonis, sejahtera, dan tangguh," ucap dia.

Menteri Brian turut menyampaikan salam dan ucapan selamat dari Presiden RI Prabowo Subianto, kepada pemerintah dan rakyat Malaysia yang merayakan Hari Nasional Malaysia pada 16 September 2026. Ia mengapresiasi kemajuan pembangunan Malaysia sebagai hasil ketangguhan, kerja keras, dan cita-cita rakyatnya.

Sebagai bangsa serumpun yang terikat oleh sejarah, bahasa, dan warisan budaya, Indonesia dan Malaysia memiliki hubungan persahabatan yang kuat. Peringatan Hari Nasional Malaysia menjadi momentum untuk menegaskan kembali komitmen kedua negara dalam mempererat kerja sama bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Mendiktisaintek dorong percepatan kolaborasi pendidikan RI-Malaysia



Pewarta :
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026