Logo Header Antaranews Kuala Lumpur

Bermain bersama Labubu dan teman-temannya di Pop Land Beijing

Jumat, 2 Oktober 2026 16:41 WIB
Image Print
Pertunjukan "The Monster's Warriors Training Camp" di Pop Land, Beijing. (ANTARA/HO-Pop Land)

Beijing (ANTARA) - Masih ingat Labubu, karakter fiksi berbentuk seperti kelinci dengan telinga panjang runcing, kepala besar, sembilan gigi tajam, dan ekspresi nakal yang sempat viral pada 2024?

Labubu diciptakan seniman asal Hong Kong Kasing Lung dan diproduksi secara eksklusif oleh perusahaan budaya dan hiburan asal China, Pop Mart. Karakter itu kemudian mendunia.

Perusahaan yang didirikan pada 2010 itu tidak hanya menjual mainan. Bisnisnya mencakup rantai produksi, mulai dari mengikat kontrak eksklusif bersama seniman, mengembangkan karakter menjadi kekayaan intelektual (IP), hingga mengubahnya menjadi beragam produk koleksi.

Pop Mart mulai berkolaborasi dengan sejumlah seniman pada 2015, termasuk Kenny Wong, pembuat karakter Molly. Setahun kemudian, perusahaan meluncurkan seri Molly Zodiac yang terdiri atas 12 figur dan hanya diproduksi sebanyak 200 set. Seri tersebut terjual habis dalam hitungan detik.

Pop Mart kemudian mengembangkan kekayaan intelektual menjadi barang koleksi yang dijual dalam bentuk blind box. Selain Molly, perusahaan mengembangkan karakter seperti Dimoo, The Monsters, Hirono, Twinkle Twinkle, dan Skullpanda dalam beragam produk, termasuk boneka, figur, dekorasi rumah, hingga taman hiburan.

Karakter Labubu di Pop Land, Beijing. (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Pada 2023, popularitas Labubu membuat Pop Mart mendapat perhatian luas. Karakter tersebut juga ditampilkan sejumlah pesohor, termasuk Lisa Blackpink.

Hingga akhir 2025, Pop Mart memiliki lebih dari 670 toko dan 2.800 mesin penjual otomatis (vending machine) dengan produk yang menjangkau lebih dari 90 negara. Pada paruh pertama 2026, pendapatan perusahaan dari pasar China mencapai 12,2 miliar RMB, meningkat 47,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Belakangan, Labubu dan karakter lainnya juga dapat berinteraksi langsung dengan penggemar melalui Pop Land, taman hiburan milik Pop Mart di Beijing.

Taman hiburan

Pop Land berdiri di atas lahan sekitar 40.000 meter persegi atau kira-kira enam kali luas lapangan sepak bola. Lokasinya berada di Distrik Chaoyang, pusat kota Beijing, sehingga pengunjung tidak perlu menghabiskan waktu seharian untuk menjelajahinya.

Taman ini pertama kali dibuka pada September 2023 untuk menghadirkan pengalaman bersama karakter-karakter Pop Mart, seperti Labubu, Molly, Dimoo, Skullpanda, Crybaby, Twinkle Twinkle, dan karakter lainnya.

Pop Land terbagi menjadi empat kawasan utama. Pop Street menjadi pintu masuk sekaligus tempat pengunjung bertemu dengan karakter, menikmati camilan, berbelanja, dan mencoba permainan karnaval.

Kedua, kawasan hutan The Monsters. Di area ini terdapat rumah pohon berukuran besar yang menjadi tempat tinggal para "peri" dan Labubu, sekaligus lokasi pertunjukan tari dan nyanyi.

Kemudian ada kawasan danau, tempat pengunjung dapat menaiki DIMOO Delicious Exploration Boat untuk menikmati aneka jajanan di atas air sekaligus menjelajahi tepi danau Taman Chaoyang yang tenang.

Kawasan keempat adalah Kastil Molly, istana interaktif untuk karakter Molly. Di lokasi ini terdapat toko suvenir dan Pop Bakery yang menjual kue serta es krim berbentuk karakter Pop Mart.

Di empat kawasan tersebut juga tersebar sejumlah wahana. Salah satunya De Vliegende Labu, ayunan kapal raksasa berbentuk kapal bajak laut yang menyerupai permainan Kora-Kora di Dunia Fantasi, Jakarta.

Bedanya, ketika wahana dimulai, musik khas Labubu dimainkan. Sejumlah petugas ikut menari di pinggir wahana ketika "kapal" mulai berayun maju dan mundur, perlahan lalu semakin cepat dan tinggi, bahkan mencapai kemiringan 90 derajat.

Ada pula Skyview Crush, wahana yang mengangkat penumpang ke atas, berhenti sebentar, kemudian menjatuhkannya secara mendadak. Sensasi tanpa bobot membuat jantung berdebar.

Dimoo Cloud Swing merupakan wahana klasik dengan kursi rantai yang bergerak naik-turun sambil berputar. Sensasi terbang berpadu dengan pemandangan danau Taman Chaoyang.

Bagi pengunjung yang ingin bersantai, tersedia The Monsterland Monorail CO, kereta kecil di jalur layang yang mengelilingi kawasan hutan The Monsters.

Kastil Molly menghadirkan berbagai karakter Pop Mart beserta kegiatan mereka. Ada pula segmen yang menampilkan animasi pendek fiksi ilmiah orisinal "Interstellar Drift" tentang petualangan antarbintang dengan Molly sebagai tokoh utama. Molly merupakan karakter yang dibuat desainer Kenny Wong pada 2006.

Saat ANTARA mengunjungi Pop Land pada pertengahan September 2026, antrean tidak terlalu panjang. Waktu tunggu untuk menaiki wahana sekitar 5–10 menit.

Bagi orang tua yang membawa anak kecil, tersedia area permainan seluas 1.100 meter persegi dengan fasilitas ayunan tali, bak lompat pasir, panjat lereng, labirin, dan permainan anak lainnya.

Pertunjukan dan temu karakter Pop Mart juga digelar pada jam-jam tertentu. Salah satunya The Monster's Warriors Training Camp, yang menampilkan Labubu mengikuti latihan prajurit di hutan bersama para peri.

Selama pertunjukan berlangsung, pengunjung dapat berinteraksi dengan karakter-karakter tersebut. Karakter lain juga memiliki jadwal pertunjukan berbeda sesuai kepribadian dan kisah masing-masing.

Pop Land juga memiliki 19 permainan karnaval yang lazim ditemukan di pasar malam tradisional dan dapat dimainkan bersama teman atau keluarga.

Permainan itu antara lain Labubu Golden Fish Fun, yakni memancing koin emas keberuntungan; Lu-Track Bowling Party, permainan menjatuhkan seluruh sasaran dengan satu kali pukulan; dan Luck Ball Adventure, permainan menembak sasaran.

Ada pula Labubu's Wobbly Hoof Derby, permainan yang membuat kuda kayu kecil melaju menuju garis finis. Jika menang, pengunjung dapat membawa pulang hadiah dari Pop Mart.

Selain wahana besar, pengunjung juga dapat mengumpulkan stempel yang berganti sesuai musim dalam buku paspor Pop Land atau mengoleksi stiker eksklusif yang bahkan dibagikan pekerja kebersihan.

Pop Land memang dirancang mengikuti perubahan musim. Karena itu, dekorasi, instalasi, kegiatan, dan pengalaman tertentu dapat berbeda sesuai musim.

Pilihan tiket

Tersedia tiga pilihan tiket utama. Pertama, tiket masuk saja. Tiket ini hanya memberikan akses untuk berkeliling, berfoto, dan menonton pertunjukan, tetapi tidak dapat digunakan untuk menaiki wahana.

Harganya 98 RMB pada hari biasa dan 128 RMB pada akhir pekan, hari libur, atau musim ramai seperti liburan musim panas. Saat ini, nilai tukar 1 RMB sekitar Rp2.666.

Kedua, tiket standar yang mencakup akses masuk dan wahana tanpa batas. Harganya 178 RMB pada hari biasa, 208 RMB pada akhir pekan atau hari libur, dan bisa mencapai 238 RMB saat liburan besar.

Pilihan ketiga adalah tiket standar plus karnaval. Tiket ini mencakup akses masuk, wahana, serta permainan karnaval berhadiah. Harganya 228 RMB pada hari biasa dan 288 RMB pada akhir pekan.

Selain tiga pilihan tersebut, Pop Land juga menyediakan tiket malam. Pengunjung yang masuk setelah pukul 18.00 waktu setempat dapat membeli tiket malam standar seharga 88 RMB, yang biasanya sudah termasuk satu minuman.

Ada pula tiket malam Enjoy seharga sekitar 148 RMB, yang mencakup dua minuman dan tiga kali permainan karnaval. Pengunjung yang memanfaatkan tiket malam ini disebut mencapai 25 persen dari total pengunjung.

Anak dengan tinggi di bawah 1,1 meter juga dapat masuk gratis dengan ketentuan satu orang dewasa hanya boleh membawa satu anak gratis.

Pengunjung juga disarankan membeli tiket secara daring melalui WeChat sebelum datang karena selain lebih praktis, harga tiket daring biasanya lebih murah dibandingkan pembelian langsung di lokasi.

Pop Mart di Indonesia

Di Indonesia, Pop Mart membuka toko pertamanya di Gandaria City, Jakarta, pada Juli 2024 dan kini mengoperasikan 15 toko. Salah satunya berada di Beachwalk Bali yang dibuka pada Juni 2025 dan menarik pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia serta sejumlah negara.

"Toko tersebut menjadi contoh yang baik tentang bagaimana lokasi ritel setempat dapat menjangkau pengunjung yang sangat beragam secara internasional," kata Pop Mart Global Communications Specialist Yuyang Tang kepada ANTARA di area Pop Land, Beijing, pada pertengahan September 2026.

"Kami merasa terdorong oleh tanggapan konsumen Indonesia dan akan terus mengembangkan kehadiran kami secara cermat, sembari mempelajari lebih jauh pengunjung setempat dan menciptakan pengalaman yang relevan bagi mereka," katanya.

Pop Land menjadi salah satu pilihan untuk menikmati suasana wisata di Beijing, termasuk pada liburan Hari Nasional China pada 1–7 Oktober 2026.

Dari kotak koleksi ke taman hiburan, Pop Mart membawa Labubu dan karakter lainnya ke ruang yang dapat dikunjungi, dimainkan, dan dialami langsung melalui Pop Land di Beijing.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bermain bersama Labubu dan teman-temannya di Pop Land Beijing



Oleh
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
COPYRIGHT © ANTARA 2026