PCIM Malaysia bagikan zakat fitrah

id Muhammasiyah Malaysia,zakat fitrah

Pembagian zakat ke pengungsi Rohingnya (I)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Malaysia membagi-bagikan beras zakat fitrah kepada warga Muhamamdiyah dan warga Muslim di Malaysia, Selasa.

Pembagian zakat untuk warga Muhammadiyah disalurkan lewat ranting Muhammadiyah (PRIM) dan ranting Aisyiyah (PRIA) Malaysia. Jumlah beras terkumpul sebanyak 211 bungkus yang setiap bungkus terdapat 5 kg.

“Jumlah dan profil penerima zakat adalah WNI, TKI, pengungsi, dan mahasiswa. Setiap penerima memperoleh satu bungkus beras alias lima kilo,” ujar Koordinator Pembagian Zakat Fitrah Khoiruddin. Lokasi penerima zakat tersebar di PRIM dan PRIA Malaysia.

“PCIM Malaysia ini punya tujuh PRIM dan lima PRIA," kata alumnus IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta tersebut. 

Anggota Lazismu Malaysia yang membagikan zakat antara lain Muntamakhin, Darsun, Muhammad  Akson, Zulfan Haidar, Zainal Mufid, Khoirur Rosiqin, Masyhur Sugianto, dan Fendi.

Pembagian zakat fitrah (I)
Teknis pembagian beras dikumpulkan di Rumah Dakwah PCIM Malaysia di Gombak kemudian disebarkan ke seluruh warga Muhammadiyah melalui koordinator di masing-masing PRIM dan PRIA Malaysia.

Kendati hujan lebat, acara berlangsung lancar. “Kita sempat bawa payung segala untuk menyelamatkan diri dari hujan,” kata Darsun, salah satu anggota tim pembagian.

Di samping itu, kata Darsun, masih ada sedikit kesulitan tentang penentuan penerima zakat. “Barangkali di tahun-tahun mendatang, ini bisa diatasi,” katanya.

Ketua PCIM Malaysia Dr Sonny Zulhuda sangat mengapresiasi kinerja Tim Lazismu Malaysia. “Pejuang dakwah. Insya Allah setiap butir beras akan jadi saksi amal saleh Antum semua," tuturnya.

Pada kesempatan tersebut salah seorang pengurus PCIM Malaysia Zulfan Haidar turut mendistribusikan zakat ke pengungsi Rohingnya. “Alhamdulilah 12 bungkus zakat fitrah diterima sekolah Tahfidz yatim piatu Rohingya,” katanya.

 

Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar