KJRI Penang gelar panggung hiburan peringati HUT RI

id KJRI Penang,panggung hiburan,HUT Kemerdekaan ke-74

Kegiatan panggung hiburan yang digelar KJRI Penang, Malaysia, menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-74, Sabtu (17/8/2019). (FOTO ANTARA /HO-- Osrinikita)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, Malaysia,  menyelenggarakan panggung hiburan dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan Republik Indonesia Ke-74 pada di Tapak Pesta, Sungai Nibong, Sabtu.

Kegiatan yang dihadiri sekitar 3.500 orang ini bertujuan untuk meningkatkan dan merekatkan hubungan baik antara Warga Negara Indonesia (WNI) di wilayah kerja KJRI Penang yakni di wilayah Pulau Pinang, Kedah dan Perlis.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dilanjutkan dengan sambutan dari Konsul Jenderal RI Penang Iwanshah Wibisono.

Pada kesempatan tersebut Konjen mengingatkan untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, memperat persaudaraan serta menjaga nama baik Indonesia di manapun berada.

KJRI Penang juga mengadakan kontes menyanyi Liga Dangdut di mana lima orang dari 32 orang yang mengikuti kontes telah berhasil menuju final dan diberi kesempatan bernyanyi secara langsung di depan juri dan WNI yang hadir untuk ditentukan pemenang dari ajang tersebut.

Panggung hiburan diisi dengan berbagai macam lomba seperti lomba makan kerupuk, kursi melodi, roda gila, kostum terbaik dan juga joget terheboh.

Hiburan musik dimeriahkan oleh band Split Fire, Perwira Band dan Jawa Band yang membawakan berbagai macam lagu Indonesia dan dimeriahkan dengan pembagian door prize.

Makanan khas Indonesia seperti sate, bakso, mie ayam, pempek, siomay, gudeg dan masih banyak lagi juga turut meramaikan acara ini.

KJRI Penang berhasil mengoptimalkan kegiatan panggung hiburan untuk sekaligus melakukan sosialisasi Kekonsuleran dan Keimigrasian bagi WNI yang berada di wilayah kerja KJRI Penang.

Seluruh warga yang hadir terlihat menikmati suguhan hiburan, lomba dan makanan yang ada di dalam kegiatan panggung hiburan.


 
Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2019

Komentar