Positif terjangkit corona di Malaysia jadi delapan orang

id corona, malaysia

Positif terjangkit corona di Malaysia jadi delapan orang

Menteri Kesehatan Malaysia dr Dzulkefly Ahmad (tengah) saat jumpa pers di Bandara KLIA beberapa waktu lalu. Foto ANTARA/Agus Setiawan (1)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Kementerian Kesehatan Malaysia (KKM) melaporkan warga negara China yang  positif terjangkit virus corona di Malaysia terhitung Kamis (30/1) menjadi delapan orang.

"Satu lagi kasus dipastikan positif 2019 terjangkit virus corona baru  (2019-nCoV). Kasus terbaru ini dari kalangan kontak terdekat yang melibatkan seorang warga negara China berusia 49 tahun," ujar Dirjen Kesehatan KKM,  Noor Hisham Abdullah di Putrajaya, Kamis.

Dia mengatakan kasus kedelapan tersebut merupakan wanita berusia 48 tahun yang sudah diisolasi di Ruang Khusus Rumah Sakit Permai, Johor Bahru dan dilaporkan dalam keadaan stabil.

Korban tersebut merupakan isteri dari pria yang terjangkit kasus virus corona ke-7 yang dilaporkan di Johor pada 29 Januari 2020.

Sebanyak delapan kasus ini terdiri dari tiga kasus yang sebelumnya dilaporkan sebagai kasus patient-under investigation (PUI) terjangkit 2019-nCoV dan lima kasus yang sebelum ini dalam kalangan kontak dekat di Malaysia yang semuanya terdiri dari warga negara China.

Sejak 10 - 29 Januari 2020 jumlah kumulatif kasus PUI yang terjangkit 2019-nCoV adalah 89 orang yang mana 44 adalah warga negara Malaysia, 42 warga negara China dan masing-masing satu warga negara Yordania, Brazil dan Thailand.

Sementara itu Menteri Dalam Negeri Malaysia Tan Sri Muhyiddin Yassin pada kesempatan terpisah mengatakan sebanyak empat belas orang yang ada di pesawat telah dilarang masuk ke Malaysia karena mereka berasal dari Wuhan, China.

“Saya telah diberitahu bahwa pada hari Selasa (28 Januari), 14 penumpang dari Wuhan telah mendarat di Bandara Internasional KL. Mereka kemudian dilarang masuk dan telah dikirim kembali," kata Muhyiddin pada konferensi pers di Kantor Polisi Diraja Malaysia (PDRM) Bukit Aman.
 

Pewarta :
Editor: Agus Setiawan
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar