Kapolda: Tak ditemukan warga gelar takbir keliling di NTB

id Mohammad iqbal,Patroli malam takbiran,Mataram,kapolda ntb, takbir keliling

Kapolda NTB Irjen Mohammad Iqbal (kiri) mengendarai motor saat berpatroli malam takbiran bersama jajaran Polda NTB, Sabtu (23/5/2020) malam. (ANTARA/ HO-Polda NTB)

Jakarta (ANTARA) - Kepala Kepolisian Daerah NTB Irjen Pol Mohammad Iqbal mengatakan pihaknya tidak menemukan adanya masyarakat yang menggelar takbir keliling di Kota Mataram maupun wilayah lainnya di Nusa Tenggara Barat, pada Sabtu (23/5) malam.

"Kota Mataram nihil takbir keliling. Begitu juga di semua wilayah hukum Polda NTB," kata Irjen Iqbal saat dihubungi ANTARA, dari Jakarta.

Jajaran Polda NTB menggelar apel bersama TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP NTB dan Basarnas sebelum melaksanakan patroli gabungan dalam rangka memantau situasi malam takbiran di Kota Mataram.

Baca juga: Kapolri tunjuk Kadiv Humas Polri jadi Kapolda NTB

Kapolda Iqbal pun turut melakukan patroli bersama jajarannya dengan mengendarai sepeda motor untuk memantau malam takbiran di Kota Mataram.

Sebanyak 1.500 personel Polri dikerahkan untuk mengamankan malam takbiran di Nusa Tenggara Barat dan mengantisipasi terjadinya tindak kriminalitas.

"Dan di back up dari Korem 162/WB dan jajarannya juga instansi pemda," ucap Iqbal.

Dari hasil pemantauan, pihaknya tidak menemukan adanya kerumunan besar. "Kerumunan tidak ada yang skala besar," ujarnya.

Baca juga: Irjen Iqbal pesan agar jajaran Humas bekerja total untuk Polri

Dalam patroli tersebut, pihaknya mengingatkan bagi warga yang melakukan takbiran di masjid agar mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19.

"Ada yang menabuh beduk di depan masjid, kami sempatkan menyapa masyarakat di sana untuk sekadar beri imbauan untuk patuhi protokol kesehatan," tutur mantan Kadiv Humas Polri ini.

Patroli gabungan ini akan terus dilaksanakan hingga Minggu pagi. "Ya sampai pagi, sekaligus antisipasi gangguan keamanan," kata jenderal bintang dua ini.

Pewarta : Anita Permata Dewi
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar