Jalur lambat Medan Merdeka Selatan akan ditutup terkait MRT fase 2

id MRT Fase II,Dishub DKI Jakarta

Pejalan kaki melintas di samping proyek Moda Raya Terpadu (MRT) Fase II di Jalan MH Thamrin, Jakarta, Jumat (24/7/2020). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/ws (ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA)

Jakarta (ANTARA) - Jalur lambat Jalan Medan Merdeka Selatan depan ESDM akan ditutup terkait dengan pengerjaan proyek konstruksi jalur Moda Raya Terpadu milik PT Mass Rapid Transit (MRT) fase 2 di Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, pada 26 Agustus sampai dengan 9 September 2020.

Atas penutupan tersebut, Dinas Perhubungan DKI Jakarta akan melakukan rekayasa lalu lintas dengan melakukan penutupan jalur lambat di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi selatan, sehingga lalu lintas yang dari arah timur (Tugu Tani) yang akan belok kiri dialihkan melalui jalur cepat.

"Kecuali untuk Wisma Antara dan Kementerian ESDM masih dapat mengakses jalur lambat untuk masuk ke gedung," tulis Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Penutupan tersebut, karena akan dilakukan pengerjaan "tes pit" di Jalan Medan Merdeka Selatan sisi selatan atau jalur lambat di depan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) oleh pelaksana kegiatan konstruksi perusahaan patungan Shimizu-Adhi Karya.

Baca juga: Pembebasan lahan Depo MRT di Ancol akan mulai dilakukan tahun 2021

Sebagai pelaksana konstruksi MRT Fase 2 paket CP201 (Stasiun Thamrin dan Stasiun Monumen Nasional), perusahaan itu, ucap Syafrin, bertanggung jawab sepenuhnya terhadap keselamatan dan keamanan pengguna jalan baik berkendara atau tidak di lokasi pekerjaan.

"Diimbau pada para pengguna jalan agar menghindari ruas jalan tersebut dan dapat menyesuaikan pengaturan lalu lintas yang ditetapkan, mematuhi rambu lalu lintas, petunjuk petugas di lapangan, serta mengutamakan keselamatan di jalan," tutur Syafrin.

MRT Fase II akan memiliki jalur bawah tanah sepanjang 11,2 km dengan 10 stasiun dan terbagi menjadi dua segmen yakni fase IIA sepanjang 6 km dan fase IIB sepanjang 5,8 km.

Fase II ini akan membentang dari Bundaran HI - Thamrin - Monas - Harmoni - Sawah Besar - Mangga Besar - Glodok - Kota (Fase IIA). Kemudian berlanjut membentang dari Kota - Mangga Dua - Ancol - Ancol Barat.

Estimasi biaya untuk MRT Fase II ini adalah sekitar Rp22,5 triliun dengan mulai pengoperasian ditargetkan pada 2027 dengan awal pengerjaan pada Maret 2020.

Baca juga: MRT Fase II, melanjutkan nadi lajur Jakarta

Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar