Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra tambah 65 menjadi 4.834 orang

id Pasien sembuh COVID-19, virus corona

Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra tambah 65 menjadi 4.834 orang

Tim medis saat melakukan tes cepat COVID-19 di Rumah Jabatan Gubernur Sultra, Selasa (23/11/2020). (ANTARA/Harianto)

Kendari (ANTARA) - Tim Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyampaikan pasien sembuh dari infeksi virus corona di daerah itu bertambah 65 orang sehingga total menjadi 4.834 orang per 25 November 2020.

Juru Bicara (Jubir) Satgas COVID-19 Sultra La Ode Rabiul Awal di Kendari, Rabu malam, mengatakan pasien sembuh hari ini lebih banyak dari pasien positif baru.

"Pasien sembuh hari ini terbanyak dari Kota Kendari 54 orang, Muna empat orang dan Konawe Selatan tujuh orang," kata Rabiul.

Baca juga: Satgas: 39 pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra, total jadi 4.669

Sementara penambahan kasus positif baru hari ini tercatat 52 orang, sehingga total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Sulawesi Tenggara menjadi 6.219 orang.

"Kasus positif baru hari ini masing-masing satu orang dari Kolaka, Muna, Konawe. Kemudian Kendari 25 orang, Konawe Selatan tiga orang, Konawe Utara lima orang, Bombana 16 orang," jelasnya.

Baca juga: Satgas: Pasien COVID-19 sembuh di Sultra jadi 4.428 orang
 
Data kasus COVID-19 di Sultra per 25 November 2020. (Sumber: Satgas COVID-19 Sultra). (ANTARA/Harianto)


Ia menyampaikan untuk data pasien meninggal juga ada penambahan satu orang, perempuan (55) asal Kendari, sehingga total pasien COVID-19 meninggal di Sultra menjadi 97 orang.

"Untuk pasien yang tengah menjalani perawatan isolasi atau karantina saat ini sebanyak 1.288 orang, data ini berkurang dari hari sebelumnya sebanyak 1.302 orang," ujar Rabiul.

Baca juga: Pasien COVID-19 sembuh di Sultra bertambah menjadi 4.367 orang

Pria yang akrab disapa Dokter Wayong ini mengingatkan bahwa kasus COVID-19 di Sulawesi Tenggara masih terjadi, sehingga ia meminta kepada seluruh masyarakat agar memiliki kesadaran tinggi dalam menerapkan protokol kesehatan, utamanya memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan ketika menjalani aktivitas produktif.

"Tingkat kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang tinggi harus dimiliki oleh seluruh masyarakat, kita juga harus gencar melakukan sosialisasi edukasi pencegahan maupun deteksi dini terhadap pandemi COVID-19 ini," kata Wayong.

Baca juga: Pasien sembuh dari COVID-19 di Sultra bertambah menjadi 4.283 orang

Pewarta : Muhammad Harianto
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar