Rayakan 60 tahun Indonesia-Jepang, KJRI Osaka kawinkan angklung dan taiko

id kjri osaka,60 tahun indonesia jepang,indonesia jepang,angklung

Kelompok Paduan Angklung SMA 3 Bandung saat tampil dalam Konser Peringatan 60 Tahun Hubungan Indonesia-Jepang yang diselenggarakan KJRI Osaka di gedung orkestra Sofia, Kota Sakai, Prefektur Osaka, jepang, Minggu (24/6/2018). (ANTARA News/HO/KJRI Osaka)

Jakarta (ANTARA News) - Konsulat Jenderal RI di Osaka, Jepang, mengawinkan kesenian tradisional Indonesia, angklung, dengan alat musik pukul khas Jepang, taiko, di atas sebuah panggung konser dan pertunjukan musik untuk merayakan 60 tahun hubungan diplomatik Indonesia-Jepang.

Konser yang digelar di gedung orkestra Sofia, Kota Sakai, Prefektur Osaka, pada Minggu (24/6) tersebut, diramaikan dengan penampilan Keluarga Paduan Angklung SMA 3 Bandung (KPA3) dan grup Sakai Daiko yang memukau sedikitnya 750 penonton yang hadir.

Sakai Daiko yang membuka konser, mempertunjukkan keterampilan dan sinkronisasi pukulan taiko lewat nomor berjudul "Hikari" yang secara harafiah berarti cahaya yang dapat menjadi energi dan rasa untuk membangkitkan semangat, demikian keterangan pers yang diterima di Jakarta, Senin.
Kelompok alat musik pukul khas Jepang taiko, Sakai Daiko, tampil membuka Konser Peringatan 60 Tahun Hubungan Indonesia-Jepang yang diselenggarakan KJRI Osaka di gedung orkestra Sofia, Kota Sakai, Prefektur Osaka, Jepang, Minggu (24/6/2018). (ANTARA News/HO/KJRI Osaka)

Dalam penampilannya, KPA3 menyajikan harmoni orkestra angklung dengan memainkan beragam lagu baik dari Indonesia, Jepang maupun mancanegara lainnya, seperti "Hariring Heleuang Tembang", "Bengawan Solo", "Badai Pasti Berlalu", "Hana Wa Saku", "Star Wars", "Swan Lake" dan "Santorini".

Selain itu, tampil pula kelompok paduan suara anak-anak The Resonanz Children's Choir (TRCC) dari Jakarta yang memukau penonton dengan olah vokal dan koreografi apik membawakan lagu-lagu Jepang seperti "Sakura" dan "Sakura Yo", lagu-lagu Indonesia termasuk "Yamko Rambe Yamko", "Bungong Jeumpa" dan "Janger" serta lagu-lagu mancanegara seperti "We Will Rock You" dan "Segalariak".

"Momentum 60 tahun hubungan diplomatik ini harus dapat kita optimalkan bersama untuk memperkuat kerja sama Indonesia-Jepang di berbagai bidang," kata Konsul Jenderal RI Osaka Mirza Nurhidayat dalam sambutannya, bersama Wali Kota Sakai Osami Takayama dan Ketua Parlemen Daerah Kota Sakai Noriko Yamaguchi.
Kelompok paduan suara anak-anak The Resonanz Children's Choir saat tampil dalam Konser Peringatan 60 Tahun Hubungan Indonesia-Jepang yang diselenggarakan KJRI Osaka di gedung orkestra Sofia, Kota Sakai, Prefektur Osaka, Jepang, Minggu (24/6/2018). (ANTARA News/HO/KJRI Osaka)

Kepada KJRI Osaka, warga Jepang yang hadir mengaku kagum dengan keberagaman dan keunikan seni budaya Indonesia yang tercermin dari penampilan TRCC dan KPA3.

Penampilan TRCC dinilai prima, penuh warna, ekspresi dan keceriaan serta berkonfigurasi cair sehingga dapat menghibur sekaligus menampilkan paduan suara berkualitas tinggi.

Sedangkan penampilan angklung oleh KPA3 bagi warga Jepang dianggap spesial karena instrumen musik yang unik dan mampu membawakan beragam jenis musik lewat nada harmoni nan merdu.
 

Konser Peringatan 60 Tahun Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang oleh KJRI Osaka merupakan bagian dari rangkaian kegiatan perayaan 60 tahun Indonesia-Jepang, yang sebelumnya juga telah digelar oleh KBRI Tokyo pada Sabtu (23/6) di Tokyo dengan penampil asal Indonesia yang sama dan dihadiri empat anggota keluarga Kekaisaran Jepang selaku tamu kehormatan.

Baca juga: Indonesia-Jepang sepakat tingkatkan kerja sama investasi

Pewarta : Gilang Galiartha
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA

Komentar